Banjir Bojonegoro, Siaga Merah Dorlat Ditutup Tadi Malam

Suara Bojonegoro     Kamis, Desember 01, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Banjir yang terjadi di Bojonegoro,  akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo terus meluas di beberapa wilayah sehingga mengakibatkan aktifitas warga terganggu.
Sejak malam Tadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sudah melakukan penutupan doorlat yang dimulai di kawasan Kelurahan Jetak sampai di Jalan Jaksa Agung Kelurahan Banjarjo.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD, MZ Budi Mulyono menyatakan bahwa sejak pukul 18.00, BPBD sudah melakukan droping karung karung pasir dan kayu penutup doorlat di kurang lebih 71 pintu doorlat. Kamis (1/12/16).

“Dan malam ini seluruh personil BPBD bersama warga mulai melakukan penutupan doorlat ketika TMA sungai Bengawan Solo di angka 14.90 Peilschal,” Katanya.

Pihaknya menambahkan kecenderungan Tinggi Muka Air Bengawan Solo stabil dan jikapun ada peningkatan tidak terlalu signifikan.
“Seperti sejak pukul 01.00 dini hari tadi tinggi air di angka 14.95 peilschal sampai pukul 05.00 WIB tadi pagi,” Tambah MZ Budi Mulyono.

Menurutnya kestabilan air ini dipengaruhi oleh tiga hal yakni pasang air laut yang terjadi sehingga air sungai tak bisa masuk kelaut. Faktor kedua adalah intensitas hujan lebat yang masih terjadi di beberapa daerah hulu sehingga berdampak pada peningkatan air di sungai bengawan solo.
Ditambah lagi intensitas hujan lokal yang terjadi, hujan lokal membuat anak-anak sungai bengawan solo meluap.

Sementara,  di sepanjang Kelurahan Jetak sampai Taman Sungai Bengawan Solo, pintu pintu doorlat sudah terpasang. Sedangkan,untuk ketinggian  muka air bengawan solo di TBS di angka 14.96 peilschal pada pukul 06.00 WIB berdasarkan data dari kantor UPT PSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro dan cenderung naik. TMA pukul 07.00 terpantau 14.99 Peilschal. (Lin/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .