Thursday, December 22, 2016

Doktor Perempuan, Dosen Hukum di Unigoro Sekaligus Lawyer

    Thursday, December 22, 2016  

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Universitas Bojonegoro (UNIGORO)  memiliki tenaga pengajar yang kompeten dan profesional diberbagai bidang,  salah satunya dr. Tri Astuti Handayani,  SH. M Hum selaku dosen Fakultas Hukum UNIGORO dan juga sekaligus berprofesi sebagai pengacara.

Tri Astuti atau akrab dengan sapaan bu Nanin mengawali perjalanannya menjadi Dosen Fakultas Hukum Unigoro setelah lulus S1 pada tahun 1988 kemudian pada tahun 1991 dosen cantik ini diterima menjadi pengacara dari penyaringan seleksi, sehingga dari pengalaman praktek yang dilakukan dipersidangan,  beliau terapkan untuk mengajar di Fakultas Hukum Unigoro. Rabu (21/12/16).

“Pada tahun 1991 saya mengikuti tes pengacara dan alhamdulillah diterima sehingga saya dapat menerapkan ilmu yang saya peroleh dipersidangan untuk mengajar mahasiswa, “Katanya.

Setelah lulus S1 bu Nanin mengembangkan ilmu dan pendidikannya dengan melanjutkan kuliah S2 Magister Hukum di Universitas Narotama Surabaya, kemudian transfer ke S3 di Untag Surabaya.

“Banyak ilmu yang harus dipraktekkan baik itu hukum pidana maupun perdata,  karena di fakultas Hukum Unigoro juga telah dibentuk BKBH (bantuan hukum untuk orang tidak mampu yang terkena masalah hukum),”Tambah Dosen Fakultas Hukum Unigoro.

Bukan hanya sebagai dosen dan pengacara saja namun dosen senior ini juga pernah menulis 2 buah buku yakni tentang pengaturan Bantuan Hukum dalam perkara pidana sebagai upaya untuk memenuhi hak-hak tersangka yang tidak mampu.

“Ada 2 buku yang pernah saya buat dan yang lainnya ada di ruang khusus lantai 2 untuk praktek Mahasiswa fakultas Hukum, lengkap dengan atribut toga baik atribut hakim,  jaksa maupun penasehat hukum, “Pungkasnya.

Sementara, Bu Nanin menambahkan bahwa mengajar di Unigoro sangat menyenangkan karena dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh selama ini dan sebagai lawyer juga begitu enjoy karena dapat menangani berbagai kasus yang merupakan pengalaman baru.

“Jadi Dosen sekaligus Lawyer banyak sukanya namun sering ditelp anak saya kalau pulang larut , biasanya saat mendampingi tersangka sampai larut malam sehingga waktu untuk keluarga berkurang, “Pungkasnya. (Lin/Red)

No comments:
Write comments