Wednesday, December 14, 2016

Mahasiswa Asal Bojonegoro Disambar Petir Saat Mendaki Gunung Arjuna

    Wednesday, December 14, 2016  

Reporter : Sasmito Anggoro

PASURUAN, suarabojonegoro.com –  tiga orang mahasiswa, harus disambar PetirSaat melakukan pendakian di Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur,  tiga dari delapan pendaki  tersambar petir tersebut satu meninggal dunia dan dua orang lainnya terluka dilokasi kejadian.

Disampaikan oleh Koordinator Relawan Pramuka Jawa Timur (BP 13 Jatim), Syaiful Huda bahwa  jika pada Selasa (13/12/2016) malam pihaknya dan  BPBD Pasuruan, relawan serta pecinta alam sudah mulai melakukan proses evakuasi.

Dikatakan,  pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 WIB ia mendapatkan informasi bahwa kelompok pendaki yang berjumlah delapan orang mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) jurusan Kependidikan dan Keolahragaan, itu tiga diantaranya telah tersambar petir saat mendaki dan lokasi kejadian di Watu Gedhe, Lembah Kijang, yang berjarak sekitar 1kilometer ke Puncak Gunung Arjuno.

Salah satu korban adalah Bintara Fredyansyah, yang beralamat di Jalan Basuki Rahmad Gang Maruf nomor 1, kelurahan Mojokampung, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.

Delapan pendaki tersebut, lanjut dia, melakukan pendakian ke Gunung Arjuno lewat pintu pendakian Pos Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

” Pendaki yang meninggal dunia akibat tersambar petir bernama Bintara dan dua lainnya terluka tidak bisa jalan dan identitasnya belum diketahui ,” katanya, dikutip dari Kantor Berita Kemanusiaan.

Ketiga korban ini langsung di evakuasi oleh tim SAR. Pada hari ini Rabu (14/12/16) karena sulitnya medan lokaai kejadian yang ada di tempat kejadian Musiban.

Sementara itu keluarga korban meninggal di Bojonegoro mulai tampak kerabat dan tetangga mulai berkumpul untuk menunggu kedatangan jenazah korban.  (Ang/Lis*)

No comments:
Write comments