Thursday, December 22, 2016

PMII Bojonegoro Anggap Kebocoran Gas Bau, Bukti Kelalaian Perusahaan

    Thursday, December 22, 2016  

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indoensia (PC PMII) Bojonegoro menganggap kebocoran gas di lapangan minyak Banyu urip yang dikelola oleh EMCL dan membuat pingsan 7 warga Desa Mojodelik merupakan kelalaian dan keteledoran perusahaan. Sebab ini bukan yang pertama kalinya, sudah beberapa kali terjadi dan menyusahkan warga setempat.

Hal ini mendapat tanggapan dari Ketua Umum PC PMII Bojonegoro Ahmad Syahid, bahwasanya tidak sepatutnya perusahaan internasional melakukan keteledoran yang bisa mengakibatkan mengancam nyawa warga di daerah ring.

"Masak sekelas perusahaan internasional tidak mampu memberikan keamanan pada masyarakat dan tidak ramah lingkungan," ujarnya di Kantor PC PMII Bojonegoro.

Selanjutnya pihaknya, mengajak kepada pemerintah untuk selalu mengawal industri migas agar ramah lingkungan dan mampu membawa dampak positif bagi Bojonegoro. Kalau memang hasilnya bahwa perusahaan EMCL melanggar aturan hukum AMDAL, maka harus ditegaskan untuk memberhentikan proyeknya di Bojonegoro ini.

"Seharusnya mampu menjadi evaluasi Pemerintah, bahwa warga di sekitar ring akan was-was dan tidak nyaman sebab seringnya kebocoran gas, maka EMCL harus dikasih peringatan yang tegas, agar tidak terulang kejadian ini,” tambahnya.

Kita jangan takut dan lembek kepada perusaahan asing yang sedang beroperasi di daerah sebab dikasih CSR nya, namun harus mampu membuat kesepakatan bersama agar industri migas tidak merugikan masyarakat sekitar apalagi mengancam nyawa warga. (Wan/Red)

No comments:
Write comments