Saturday, December 10, 2016

Tragedi Tawur di Lokasi Tambang Pasir, DiDuga Ada Beking Oknum Polisi Di Tambang Pasir

    Saturday, December 10, 2016  

Reporter : Bima / Nella Rachma


suarabojonegoro.com - Pasca perkelahian antara Warga dan Tiga orang yang diduga melakukan aktifitas penambangan pasir secara ilegal di wilayah perbatasan Desa Campurrejo dan Desa Mulyoagung, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, sabtu Pagi (10/12/16), hingga berujung luka pada warga saat berkelahi dengan penambang karena pelaku penambang pasir tidak mau diperingatkan.

Ada dugaan bahwa penambangan pasir ilegal diperairan Sungai Begawan Solo tersebut milik atau dibekingi oknum Anggota Polres Bojonegoro, seperti yang disampaikan salah satu korban Sigit (50) warga Desa Mulyoagung saat ditemui suarabojonegoro.com di rumahnya.

"Masyarakat sudah resah adanya penambangan itu, karena suara mesinya bising dan tebing sungai begawan rawan longsor," Kata Sigit.

Atas kejadian perkelahian tersebut, pihak Reskrim Polres Bojonegoro melakukan pengamanan terhadap pelaku pengeroyokan dan melakukan pemeriksaan, " Kasusnya sudah ditangani Reskrim untuk pengembangamln lebih lanjut," Kata Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Berita sebelumnya: http://www.suarabojonegoro.com/2016/12/warga-dan-penambang-pasir-berkelahi.html?m=1

Dia juga menambahkan untuk dugaan keterlibatan Oknum anggota Polres Bojonegoro yang menjadi beking kegiatan tambang oasir ilegal, pihaknya belum bisa menjelaskan.

"Kita masih fokus pada kasus pengeroyokannya dulu," Tambahnya.

Berita sebelumnya: http://www.suarabojonegoro.com/2016/12/polisi-periksa-pelaku-perkelahian.html?m=1

Ditambahkan pula bahwa untuk dugaan adabya oknum juga masih dilakukan pendalaman oleh petugas Propam Polres Bojonegoro. (Bim/Ney)


Foto : - Saat kejadian perkelahian di tambang pasir
           - korban dugaan pengeroyokan ditambang.                 pasir

No comments:
Write comments