Sunday, December 11, 2016

Ustad Damanhur, Hafidz di Ngambon Cetak Generasi Muda Untuk Hafal Al-quran

    Sunday, December 11, 2016  

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Ustad Damanhuri merupakan satu-satunya Hafidz di Kecamatan Ngambon yang memiliki tekad kuat dalam mencetak generasi penerus agar hafal Al-Quran.Hal ini ditandai dengan dibukanya privat menghafal Al-quran untuk anak-anak usia sekolah yang dilaksanakan di desa Ngambon.

Ustad muda ini lahir  di Bojonegoro, 9 Januari 1982 tepatnya di Desa Simorejo,  Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Karena memiliki niat untuk menyampaikan ajaran Islam di daerah-daerah pinggiran,  akhirnya pada tahun 2013 Ustad Damanhuri bersama Istrinya Ustadzah Siti Nur Azizah dan Putrinya Risqika Fi Aidillah  harus pindah tempat ke Desa Ngambon,  Kecamatan Ngambon,  Bojonegoro untuk mengajarkan Ilmu Agama, karena kemampuannya menghafal Al-quran beserta artinya akhirnya pada bulan Juni 2013 Ustad tersebut mendapatkan hadiah Umroh dari PPPA   Qur’an Pusat.

Menurut Ustad Damanhuri bahwa Hafidz  merupakan istilah arab yang mana digunakan sebagai gelar bagi orang yang hafal 100 ribu hadits beserta sanadnya, namun di Indonesia istilah Hafidz maupun Hafidzah  sebagai gelar bagi orang yang hafal Al-quran 30 juz. Sabtu (10/12/16).

“Bahwa Untuk menjadi Hafidz ataupun Hafidzah yang terpenting adalah niat dan bersungguh-sungguh belajar Al-quran, “Kata Ustad Damanhuri.

Ustad menambahkan bahwa untuk menghafal Al-quran selain bersungguh-sungguh dan ulet juga harus menanamkan cinta terhadap Al-quran serta memuliakannya sebagai pedoman hidup.

“Santri yang ingin menjadi Hafidz maupun Hafidzah banyak namun yang belajar di sini ada 6 santri yang bersungguh-sungguh menghafal, “Tambahnya.

Salah satu santri tersebut adalah Muhammad Ersa Dana yang telah berhasil menghafal 2 juz yakni Juz 29 dan 30 serta surat Yasin yang kini masih dalam usia 8 tahun, dan pada tanggal 13 Desember 2016 mendatang santri ini akan mengikuti lomba menghafal Al-quran di Madrasah Aliyah Negeri (MAN)  1 Bojonegoro.

“Pada tahun 2014 dan Awal 2016 Ersa juga pernah mengikuti lomba Hafidz tingkat SD sekecamatan Tambakrejo, “

Sementara,  Ustad Damanhuri pada tahun 1998 pernah menimba ilmu agama islam di Pondok Pesantren APTQ Bungah Kota Gresik,  Jawa timur dan mengamalkan ilmu agamanya tersebut ke masyarakat Kecamatan Ngambon dan Kanor. Antara lain dengan mengajar Ngaji di rumah dan mushola Ngambon yang dibantu istrinya yang kini terpilih jadi calon penyuluh Agama Islam Non PNS 2017 di wilayah Ngambon,  mengisi pengajian Fiqih ibu-ibu jamaah tahlil setiap 2 Jumat sekali.

“Kegiatan lain yang saya lakukan mengajar baca tulis Al-quran di MTs Yaspira Ngambon dan menjadi Imam masjid besar Al-Irsad Ngambon, “Tambah Ustad. (Lin/Red)

No comments:
Write comments