Warga Balen yang Terdampak Banjir Mengaku Belum Ada Bantuan Datang

Suara Bojonegoro     Kamis, Desember 01, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Tinggi muka air (TMA) Bengawan solo di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) utara pasar tradisional kota Bojonegoro, pada pukul 16.00 WIB menunjukan angka 15,07 pheischalle. Angka tersebut menunjukan wilayah Bojonegoro berada di posisi siaga III atau siaga merah. Beberapa warga yang terisolir mulai di data. Rumah warga yang tergenang dan tak bisa ditempati mulai ditinggalkan untuk mengungsi.

Selain itu, warga yang masih bertahan di rumah di Kabupaten Bojonegoro yang terdampak banjir banyak yang belum tersentuh bantuan. Bantuan konsumsi maupun pengobatan.

Salah satu warga yang terdampak banjir asal Kecamatan Balen Desa Sarirejo, Ubaid mengaku, sampai sote ini belum ada bantuan konsumsi maupun pengobatan untuk warga.

"Sampai sore ini belum ada bantuan apapun. Padahal, aktivitas warga lumpuh total. Harapanya pemerintah tau kondisi ini," ungkapnya.

Ditambahi pula oleh ketua kartar Desa Pilanggede, Amirul, yang se Kecamatan dengan Ubaid mengatakan, warga disekitar desa setempat belum mendapat bantuan apapun. Konsumsi ataupun obat-obata.

"Denger-denger sore ini akan dapat bantuan, tapi belum jelas," katanya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai tanggal 30 November sampai 2 Desember tahun 2016 medatang mengadakan festival HAM. Tentunya acara tersebut dengan biaya yang banyak. Sedangkan, diwaktu yang sama banyak warga yang terampak banjir yang sangat membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .