Monday, January 16, 2017

Cerita Mendag Soal Mahalnya Harga Cabai Rawit Merah

    Monday, January 16, 2017   No comments

Reporter : --

Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membeberkan faktor utama yang menyebabkan tingginya harga cabai rawit merah adalah kepanikan para petani.

Enggar menuturkan, permintaan akan cabai rawit merah sebenarnya rendah, sehingga produksi yang ditanam para petani sudah dianggap memenuhi.

Hanya saja, masa panen datang di saat musim penghujan sedang tinggi-tingginya sehingga membuat cabai rawit merah tersebut cepat busuk.

"Dari supply dan demand untuk jenis itu secara teritori itu over supply tetapi karena iklim seperti ini (hujan), lihat ada yang busuk, karena ada pemaksaan dipetik di tengah hujan maka dia busuk," kata Enggar usai meninjau 3 Pasar di Jakarta, Kamis (12/1/2016).

Cabai rawit merah yang sudah terlanjur dipetik pada saat musim penghujan menjadi cepat busuk, sehingga menjadi kerugian bagi petani. Untuk menutupi kerugian tersebut, petani membebankan harga jual kepada cabai yang dipetik selanjutnya.



"Kalau busuk petani terpaksa menjual murah untuk digiling, itulah sebabnya dia mengkompensasi dengan penjualan berikutnya atas kerugian yang dideritanya," tambahnya.

Solusi yang tengah disiapkan pemerintah, kata Mendag, mengajak para importir produk hortikultura untuk menyerap berbagai hasil tanam petani dalam negeri, baik cabai maupun yang lainnya.

"Kalau himbauan ini jalan maka kita tidak kasih batasan. Kalau imbauan tidak jalan kita kasih ketentuan bahwa ada minimum penyerapan hasil pertenian lokal baru kita kasih izin impor jadi ada balance," kata dia. (dna/dna)



Sumber : https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3394218/cerita-mendag-soal-penyebab-mahalnya-harga-cabai-rawit-merah

No comments:
Write comments