Korban Pencari Pasir yang Hilang di Bengawan Solo Akhirnya Ditemukan

Suara Bojonegoro     Rabu, Januari 11, 2017    

Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Jasad seorang pria pencari pasir yang bernama Supar (51) asal Desa Jati Duwur RT 5 RW 6 Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang yang merupakan korban dugaan tenggelam dan hanyut terbawa aliran Bengawan solo akhirnya ditemukan di Bengawan solo turut Desa Glagahsari Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Penemuan tersebut setelah dua hari dua malam tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Anggota Kepolisian Resort (Polres) Tuban, dan Basarnas bekerja keras menyusuri derasnya aliran Sungai terpanjang di pulau Jawa ini.

Penemuan korban pertama kali diketahui oleh tim gabungan. Saat itu, Rabu (11/1/2017) dini hari tim masih melakukan pencarian disekitar tempat  korban hilang. Tak jauh dari lokasi korban hilang, kerja keras tim gabungan kali ini membuahkan hasil. Tepat pukul 24.05 WIB sesosok jasad pria yang sudah tak bernyawa ditemukan 500 meter dari titik datum.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban Joko Ludiono menerangkan, penemuan pria korban dugaan hanyut dan hilang pertama kali diketahui oleh tim gabungan. Penemuan jasad pria ditemukaan pada dini hari 500 meter dari datum.

"Ditemukan pukul 24.05 WIB dini hari disekitar lokasi," Katanya kepada suarabojonegoro.com, Rabu (11/1/2017) pagi.

Joko menambahkan, saat ini jasad korban masih menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tuban. "Sekarang proses outopsi di RSUD Tuban," Imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, pria yang sehari-hari biasa mencari pasir dengan cara manual (keduk) itu ditengarai hilang saat beraktifitas di dasar sungai pada hari Senin pukul 15.00 WIB. (Wan/Red).

Media Partner

Media Partner

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .