Saturday, January 14, 2017

Nikmatnya Sate Ponorogo di Bojonegoro

    Saturday, January 14, 2017   1 comment

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Bagi anda pencinta sate, pasti tak asing lagi dengan kelezatan sate Ponorogo, kuliner yang terbuat dari daging ayam pilihan dan diolah dengan racikan bumbu rempah yang istimewa dijamin dapat menggugah nafsu makan anda.

Nah, di awal tahun 2017 ini untuk mencicipi sate Ponorogo, bagi kita warga Bojonegoro tak usah jauh-jauh ke Ponorogo karena saat ini sate tersebut dapat kita jumpai di Wapo (Warung Ponorogo) yang berlokasi di jalan Ahmad Yani- Bojonegoro.

Saat ditemui oleh wartawan Suarabojonegoro.com dilokasi usaha miliki  Erna  Yuliambarwati pemilik usaha kuliner pada pagi tadi Sabtu (14/1/17)   menjelaskan bahwa ciri khas dari sate Ponorogo yang Ia produksi terletak dari cara penyajian, seperti pemotongan daging serta racikan bumbu bakar dan sambelnya.Sabtu (14/1/17).

“Yang membedakan sate Ponorogo dengan yang lain, cara pemotongannya langsung disambung kemudian ditusuk tanpa dipotong kecil-kecil, biasanya kami menggunakan daging ayam bagian dada, paha, ampela ati,” Kata Erna Pengusaha Kuliner sekaligus Pimpinan Finance di Bojonegoro.

Racikan bumbu dari sate ini juga unik, karena bumbu racik dibagi menjadi dua antara lain bumbu bakar dengan0 menggunakan gula merah dan bumbu sambalnya terbuat dari kacang yang sudah diolah secara alami dan hiegenis.

“daging dari sate ponorogo lebih empuk dan bumbu lebih meresap karena kami membuat bumbu dengan 2 jenis berbeda, kalau sate pada umumnya bumbu bakar sama bumbu sambal biasanya sama,”Tambah Pengusaha Cantik Asli Ponorogo.

Proses pembuatan sate Ponorogo ini antara lain daging ayam yang telah ditusuk dilumuri bumbu hingga rata, kemudian bumbu bakar yang berisi rempah-rempah dan gula merah dioles pada daging yang hendak dibakar, selanjutnya setelah daging empuk sate siap disajikan dengan menaburkan bumbu sambal kacang dan kecap sebagai pelengkap.

“Dalam sehari kami produksi kurang lebih 500 tusuk sate ayam,” Kata Erna yang baru dua tahun menekuni usaha kuliner.

Erna menambahkan awal mula membuat usaha kuliner ini karena Ia ingin memperkenalkan kuliner  daerah kelahirannya di Bojonegoro.Selain itu, juga ingin menyalurkan hobi dan bakatnya dibidang kuliner.

“Meskipun latarbelakang saya bukan dibidang kuliner namun saya memiliki hobi memasak sehingga saya ingin mengembangkan hobi tersebut agar menjadi usaha sampingan yang bermanfaat,” Tambah Wanita Karir Cantik ini.
Sementara, kuliner lain yang Erna produksi diantaranya pecel kepleh atau pecel tempe, soto ayam seger, es sinom , es Cemoe wapo, dan lain-lain.

Untuk harganya pun bervarieasi dari 8 ribu rupiah hingga 35 ribu rupiah tergantung jenis kulinernya.

“Kalau harga sate Ponorogo kami jual dengan harga 25 ribu rupiah/porsi dengan isi 10 tusuk sate ayam,”Ujarnya (Lin/Red).

1 comment:
Write comments