Monday, January 23, 2017

Tiang Listrik Roboh, 2 Desa Sempat Gelap-gelapan

    Monday, January 23, 2017   No comments

Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Sekitar pukul 03.30 WIB pagi tadi, Senin (23/1/2017) tiang listrik milik PLN roboh. Kejadian robohnya tiang listrik tersebut bermula saat tanah disekitar tiang tergerus air yang berada di tepi sodetan sungai di Desa Pilanggede Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Sebelumnya, warga membuat sodetan sungai berjarak sekitar 5 meter dari tiang listrik. Ditengarai adanya gerusan air sangat deras, tanah mulai longsor sedikit demi sedikit dan akhirnya menyentuh tiang listrik.

Robohnya tiang listrik tersebut berdampak terjadi pemadaman di dua desa, yakni Desa Pilanggede dan Desa Sarirejo. Hingga siang ini pemadaman masih terjadi. Aktivitas warga lumpuh, mulai dari pekerjaan yang menggunakan listrik, menjahit, bordir, mencuci dengan mesin, Akses Wifi, dan laun sebagainya. Semua lumpuh.

Ubaid, Pemuda Desa Sarirejo mengatakan, pemadaman terjadi sampai suang ini. Banyak aktuvitas yang menggunakan listrik sedikit terganggu.

"Siang ini masih padam," kata pemuda yang juga seorang Guru di salah satu desa setempat itu.

Namun, longsornya tanah yang mengakibatkan robohnya tiang listrik itu ditenggarai tidak membuat pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat dan PT Daya Patra Ngasem Raya menutup mata. Siang ini warga setempat bersama pekerja PT bergotong royong memperbaikinya. Baik jembatan yang putus maupun kabel listrik yang putus.

"Tadi ada banyak orang yang memperbaiki. Kelihatanya sebentar lagi nyala," ucap Anang warga Desa Pilanggede.

Diketahui, sodetan sungai tersebut dibuat atas adanya mega proyek pembangunan Chek Dam. Kontraktor pengerjaan harus membendung air yang berasal dari sawah. Akan tetapi warga resah, sebab air yang berada di persawahan yang mendapat kiriman dari hulu sungai harus terbuang ke bengawan solo. Maka dipilih dengan membuat sodetan.

Saat ini pengerjaan proyek chek dam tersebut sudah sekitar 75%. Kontraktor pengerjaan priyek tersebut dimenangkan oleh PT Daya Patra Ngasem Raya, yang ditengarai milik Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro.(Wan/Red).

No comments:
Write comments