Sunday, January 15, 2017

Tiga Tahun Berturut-Turut, 19 Dosen IKIP PGRI Bojonegoro Lolos Penelitian Kemristekdikti

    Sunday, January 15, 2017   No comments

Oleh : Nastain Ahmad

suarabojonegoro.com -  Tidak disangka, prestasi luar biasa ditunjukkan oleh IKIP PGRI Bojonegoro. Tiga tahun berturut-turut perguruan tinggi berbasis pendidikan keguruan di Bojonegoro ini, menunjukkan kualitasnya dengan keberhasilann meraih hibah penelitian yang didanai Kemristekdikti sejak tahun 2014 hingga 2016. Untuk tahun 2016 pendanaan 2017, 11 dosen yang diterima. Terdiri atas 2 skim yakni Penelitian Disertasi Doktor (PDD), 3 dosen dan Penelitian Dosen Pemula (PDP), 8 dosen.

"Alhamdulillah, prestasi dosen IKIP setiap tahunnya selalu meningkat dan memberikan yang terbaik untuk kampus. Sudah 3 tahun ini tercatat ada 19 dosen lolos penelitian kemristekdikti. Tahun 2014 ada 3 dosen, 2015 ada 5 dosen dan tahun 2016 ada 11 dosen yang lolos di antara ribuan dosen dari PTN maupun PTS di Indonesia," ungkap ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) IKIP PGRI Bojonegoro, Ahmad Kholiqul Amin saat ditemui di ruangannya. (10/1/17)

Pak Kholiq mengungkapkan 11 dosen yang lolos penilitian diantaranya 3 dosen penelitian disertasi doktor yang semuanya dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Prodi. Bahasa dan Sastra Indonesia yaitu Agus Darmuki dengan judul penelitian Evaluasi Model Pembelajaran Berbicara Berbasis Pendekatan Kooperatif untuk Mata Kuliah Keterampilan Berbicara, Sutrimah judul penelitian Efektifitas Buku Teks Sejarah Sastra Indonesia Modern (Puisi di Jawa Timur) dan Masnuatul Hawa dengan judul penelitian Efektivitas Model Pembelajaran Sosiologi Sastra untuk Mata Kuliah Teori Sastra Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Sedangkan 8 dosen lainnya lolos dalam penelitian dosen pemula antara lain 4 dosen dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS). 2 dosen dari Prodi. Bahasa dan Sastra Indonesia yaitu Cahyo Hasanudin dengan judul penelitian Efektivitas Model Pembelajaran Quantum Learning dengan Media Aplikasi Bamboomedia BMGames Apps terhadap Keterampilan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas 1 MI Se-Kecamatan Kedungadem dan Nur Alfin Hidayati dengan judul penelitian Sosioantropologi dalam Upacara Selamatan Sura pada Masyarakat Suku Samin Jepang Margomulyo Kabupaten Bojonegoro. 2 dosen dari Prodi. Bahasa Inggris yaitu M. Ali Ghufron judul penelitian Efek Penerapan Pola Pengembangan Tema terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Ekspositoris Mahasiswa dan Ima Isnaini Taufiqur Rohmah judul penelitian Strategi Pedagogis dan Penguasaan Konten dalam Penerapan Pembelajaran Berbasis Konten.

Untuk 4 dosen selanjutnya dari Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA (FPMIPA), Prodi. Matematika yaitu Dwi Erna Novianti judul penelitian Profil Pemecahan Masalah Matematika dalam Menyelesaikan Permasalahan Pemrograman Linier, M. Zainudiin judul penelitian Efektivitas Pembelajaran Berbasis Laboratorum terhadap Hasil Belajar Mahasiswa dan Novi Mayasari judul penelitian Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Advance Organizer untuk Meningkatkan Prestasi Belajara Matematika serta Nur Rohman dengan judul penelitian Efektivitas Pembelajaran Berbasis Komputer dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw.

Cahyo Hasanudin salah satu dosen yang lolos penelitian berpesan, “Sebagai dosen harus selalu melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, memberikan inovasi dalam pengajaran, memperkaya khasanah keilmuan dan selalu menjadi bagian dari masyarakat sekitar. Jadilah pendidik yang terdidik dengan menghasilkan banyak karya inovatif.”

Sementara itu, Pak Kholiq memberikan trik supaya bisa lolos penelitian yaitu dengan mengikuti semua panduan yang ada di situs resmi kemristekdikti. Beliau menambahkan semoga penelitian ini bisa direalisasikan dalam metode pembelajaran kampus dan para dosen mampu meningkatkan level penelitiannya.

“Untuk target LPPM tahun depan, semoga jumlah penelitian yang lolos lebih banyak lagi, baik dari penelitian disertasi doktor maupun penelitian dosen pemula dan para dosen dapat meningkatkan level penelitiannya dari level binaan menuju level madya sehingga memberikan kredibilitas yang luar biasa bagi kampus IKIP PGRI Bojonegoro” harap Ahmad Kholiqul Amin.

Beliau juga berharap banyak kampus luar yang mengikuti penelitian seperti ini. (Nas/JW)

No comments:
Write comments