Friday, February 10, 2017

Ademos Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Pemuda Desa Wedi

    Friday, February 10, 2017  

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Ademos bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memulai Program Pemberdayaan Karang Taruna 2017 dengan melakukan sosialisasi di Balaidesa Wedi Kecamatan Kapas pada kamis (09/02/2017).

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Sekcam Kecamatan Kapas, Moh. Saipurrochim, Kepala Desa Wedi, Mashuri, Ketua BPD Wedi, Multazam, Ketua Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kecamatan Kapas, Abdul Rochim, pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat dan pemerintah Desa setempat.

Pada kesempatan tersebut, A Shodiqurrosyad, selaku perwakilan dari Ademos menjelaskan mengenai latar belakang dan goal diadakannya Program Pemberdayaan Karang Taruna 2017.

"Program ini merupakan bentuk perhatian Ademos dan EMCL kepada pemuda di sekitar wilayah kerja EMCL," jelas pemuda asal Desa Begadon Kecamatan Gayam tersebut.

Kami berharap, tambah Arsyad, sapaannya, dengan program ini Karang Taruna Desa Wedi ini, bersama 7 desa lainnya yang menjadi beneficiaries program, yaitu Desa Jelu, Desa Jampet, Desa Wadang (Kecamatan Ngasem), Desa Leran (Kecamatan Kalitidu), Desa Sumbertlaseh, Desa Ngulanan (Kecamatan Dander), dan Desa Ngampel (Kecamatan Kapas) yang menjadi dapat menjadi Karang Taruna yang maju dan memberikan sebuah hal yang positif bagi desa masing-masing.

Kepala Desa Wedi, Mashuri, menyampaikan terima kasih dengan dipilihnya Desa Wedi sebagai salah satu desa sasaran program ini.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Ademos dan EMCL karena telah mengadakan kegiatan semacam ini. Kegiatan ini sangatlah tepat sasaran karena Karang Taruna di desa kami sangat membutuhkan pendampingan baik secara organisasi maupun usaha,” sambutnya.

Beliau juga berharap kegiatan ini bisa memberi semangat pemuda Karang Taruna untuk berpikir kreatif-produktif karena pemuda adalah generasi penerus bangsa ini.

Sementara itu, Sekcam Kecamatan Kapas, Moh. Siapurrochim menyampaikan bahwa program ini datang di saat momen yang tepat.

"Program ini waktunya sangat tepat karena pemuda Desa Wedi ini sedang semangat-semangatnya dalam membangun Desa Wedi sebagai desa wisata pasca dilakukannya festival salak beberapa hari yang lalu," jelasnya.

Slogan "dari salak kita bergerak, dari Wedi kita berinovasi" sepertinya sangat cocok untuk diterapkan mengingat semangat pemuda Desa Wedi yang sedang membara.

“Pada siang ini kami melihat atmosfer yang sangat positif dengan antusias yang ditunjukkan bapak kades dan rekan-rekan Karang Taruna," imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa Program Pemberdayaan Karang Taruna ini adalah upaya optimalisasi roda organisasi Karang Taruna. Gambaran besar program ini adalah akan dilakukannya berbagai kegiatan Sinau Bareng, yaitu keorganisasian, kepemimpinan, skill komunikasi, sinematografi, obvitnas, analisis potensi desa, kewirausahaan dan penguatan jaringan pemasaran. Selain itu, program ini juga akan melakukan study banding untuk mendapatkan viualisasi inspirasi Karang Taruna atau komunitas sekenis yang dianggap berhasil mejalankan roda organisasi dan melakukan pengelolaan usaha yang baik. (Wan/Lis).

No comments:
Write comments