Monday, February 6, 2017

Di Bojonegoro Masih Ada Orang dengan Gangguan Jiwa yang Dipasung

    Monday, February 06, 2017  

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Sampai tahun 2017 ini data dari Dinas Sosial Bojonegoro menyebutkan, di Bojonegoro masih ada 23 orang yang mempunyai sakit gangguan jiwa dan dipasung oleh keluarganya. Padahal, Pemerintah Pusat telah mencanangkan bebas pasung bagi penderita gangguan mental pada tahun 2010 lalu. Hal tersebut menjadi satu fenomena di Kabupaten yang dinobatkan sebagai daerah percontohan ramah HAM (Bojonegoro).

Rata-rata, keluarga penderita tidak memahami apa yang sebaiknya dilakukan terhadap penderita sakit mental. Keluarga juga khawatir yang bersangkutan melakukan tindakan (Anarkis) mengamuk.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Adie Witjaksono melalui Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos Bojonegoro, Dwi Harningsih mengatakan, hingga saat ini masih ada sekitar 23 orang yang mengalami sakit jiwa dan diasingkan oleh keluarganya.

"Hingga kini Dinas Sosial terus melakukan pemahaman terhadap masyarakat terkait bebas pasung, sebabpemasungan itu tidak akan bisa menyembuhkan orang sakit jiwa,” ujarnya, Senin (06/02/2017).

Pihak Dinas Sosial saat ini melakukan kerjasama dengan Dinas kesehatan untuk dilakukan pengobatan terhadap pasien gangguang jiwa setiap minggunya.

Ia menambahkan, Dinsos pada akhir 2016 lalu telah mengirim orang sakit ganguan jiwa di  RS Lawang Malang untuk pengobatan. Saat ini kondisi belum sembuh total, namun dipindah di panti eks rehabilitas di Kabupaten Kediriuntuk melakukan proses penyembuhan di sana. (Wan/Red).


Foto Ilustrasi: Go Rio

No comments:
Write comments