Thursday, February 16, 2017

DPU Cipta Karya Imbau, Warga Tak Buang Sampah di Saluran Air

    Thursday, February 16, 2017  

Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Air hujan yang mengalir melalui saluran air (gorong-gorong/red) yang berada diseputaran kota Bojonegoro seringkali meluber (banjir). Tiap hujan deras, air kerap kali meluber ke jalan raya. Hal tersebut ditengarai air tersumbat oleh sampah. Menjadikan air tak bisa mengalir secara normal.

Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Cipta Karya Bojonegoro menyebutkan, ada 65 saluran air dari 95 saluran yang menjadi wewenang DPUPR Cipta Karya yang berada di dalam Kota.

Banyaknya saluran air di dalam kota menjadi fokus utama dari Dinas yang sebelumnya menjadi wewenang Eks Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah 1 Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Cipta Karya Bojonegoro, Isnaningsih mengatakan, jalan protokol kota Bojonegoro seringkali banjir. Kemungkinan besar penyebabnya adalah ada sumbatan yang luar biasa pada saluran air, sehingga air hujan tidak bisa mengalir secara normal, kemudian air meluber ke jalan raya.

"Kita sudah pernah cek langsung di gorong-gorong tersebut. Alhasil ditemukan banyak sampah rumah tangga, ada pakaian, bahkan ada pembalut," katanya kepada suarabojonegoro.com saat ditemui dikantornya. Kamis (16/2/17).

Ia melanjutkan, ada beberapa ruas jalan didalam kota yang kerap kali banjir, seperti jalan Panglima Sudirman dan jalan Pattimura.

Maka, pihaknya menghimbau kepada warga sekitar dan Masyarakat pada umumnya agar membuang sampah pada tempatnya. Sehingga perilaku buang sampah sembarangan tidak merugikan Masyarakat umum.

"Kami himbau agar warga berpartisipasi tidak membuang sampah disaluran, agar tidak sering banjir," ujar PNS yang dulu menjabat di UPT Alun-alun dan Taman Rajekwesi tersebut. (Wan/Red).

No comments:
Write comments