Saturday, February 4, 2017

Jokowi Ingin BUMN Garap Proyek Libatkan Kontraktor Daerah

    Saturday, February 04, 2017  

Reporter: -

suarabojonegoro.com -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan belanja pemerintah ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membawa efek berantai dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satu caranya adalah melibatkan kontraktor kecil dan kontraktor di daerah untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur pemerintah dan BUMN.

Presiden memperingatkan perusahaan BUMN yang saat ini cenderung memberikan porsi proyek kepada anakusahanya tanpa melibatkan kontraktorlain. Padahal, BUMN seharusnya juga melirik kontraktor lokal dan daerah agar dapat memberikan nilai tambah terhadap ekonomi di daerah tersebut. Sebagai catatan, belanja modal BUMNtahun ini mencapai Rp 450 triliun.

"Terutama untuk BUMN, hati-hati karena biasanya dari hulu sampai hilir dikerjakan sendiri. Berikan porsi kepada mereka (kontraktor kecil dan daerah)," kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna mengenai Rencana Kerja Pemerintah 2017 serta asumsi makro 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/2).

Di sisi lain, Jokowi juga meminta perusahaan BUMN melakukan pengawasan terhadap jalannya proyek. Tujuannya adalah mencegah penyimpangan proyek. "Pengendalian agar kualitas juga dapat dijaga."

Jokowi juga meminta Kementerian dan Lembaga (K/L)  melibatkan kontraktor lokal dalam pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah. Dengan begitu, selain menumbuhkan ekonomi lokal, kontraktor lokal dapat belajar cara mengerjakan proyek besar yang berasal dari anggaran pemerintah pusat.

Presiden mencontohkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memiliki pagu anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sebesar Rp 101,4 triliun. Adapun Kementerian Perhubungan memiliki anggaran Rp 45,9 triliun. Menurut Jokowi, jumlah sebesar ini sangat pantas dinikmati masyarakat dengan cara melibatkan usaha di daerah.

"Jadi akan produktif dan menumbuhkan ekonomi daerah," katanya.

Secara umum, Jokowi meminta seluruh menteri serta kepala lembaga fokus kepada pencapaian prioritas dalam pelaksanaan program pemerintah pada tahun ini. Ia memintapeningkatan besaran anggaran pada tahun ini betul-betul diikuti dengan pencapaian maksimal.

"Contohnya memberantas kemiskinan, mengurangi kesenjangan, serta membuka lapangan pekerjaan."



*) Sumber: katadata.co.id/

No comments:
Write comments