Wednesday, February 1, 2017

Kabar Konflik Lahan Eks Kereta Api Bojonegoro - Tuban, Ini Kata Komisi A

    Wednesday, February 01, 2017  

Reporter : Iwan Zuhdi

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro bakal mengirim surat ke Kementrian Keuangan di Jakarta untuk menanyakan kejelasan data terkait kepemilikan lahan Eks Jalur kereta api Bojonegoro - Tuban yang sempat membuat panas suasana warga di sepanjang jalan Pondok pinang dan jalan pondok bambu (rel bengkong) Desa Sukorejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.

Surat yang dikirim oleh Komisi yang membidangi masalah hukum dan pemerintahan tersebut untuk menindaklanjuti atas hasil hearing beberapa waktu, antara Komisi A, perwakilan warga di sepanjang lahan eks kereta api Bojonegoro - Tuban  serta dihadiri oleh perwakilan Dishub Bojonegoro dan Perwakilan Daops 8 Surabaya.

Komisi A bakal cek secara langsung data terkait kejelasan lahan tersebut. Agar tidak ada kabar yang simpang siur.

Salah satu anggota Komisi A DPRD setempat, Ali Mustofa mengatakan, pihaknya bakal memgirim surat ke kemenkeu, menanyakan data terkait kepemilikan atas lahan yang menjadikan konflik.

"Kita akan kirim suratnya. Supaya tidak salah langkah," katanya saat ditemui diruanganya. Rabu (1/2/2017).

Rencananya, selain mengirim surat, pihaknya juga bakal langsung mendatangi kantor Kementrian Keuangan yang saat ini Mentrinya dijabat oleh Sri Mulyani.

"Mungkin awal atau pertengahan bulan ini kita akan datang kesana. Sembari nunggu surat dari Kemenkeu," ucapnya. (Wan/Red).

No comments:
Write comments