Friday, February 3, 2017

Kurator temukan 4 aset milik Goenadi (dalam Pailit) dan Leny Hendrawati (dalam Pailit)

    Friday, February 03, 2017  

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Kurator CV 369 Tobacco kembali melakukan pengambil alihan aset milik Debitor Pailit pada hari Jumat, tanggal 03 Februari 2017. Aset-aset milik Debitor Pailit yang di ambil alih oleh Kurator kali ini yaitu  4 (empat) bidang tanah beserta bangunan rumah yang berada diatasnya yang terletak di Jalan W.R. Supratman, Jalan Rajawali Kelurahan Karang Pacar Kec. Bojonegoro Kab. Bojonegoro ( SHM No.588 dengan luas 194 M2), Jalan Hayam wuruk kelurahan Karang Pacar Kec.Bojonegoro Kab. Bojonegoro (SHM N0.834 dengan luas 142 M2), Jl. Sawunggaling No.44 Kel.Kadipaten Kec. Bojonegoro Kab. Bojonegoro (SHM No.044 dengan luas 1.690 M2).

Pengambilahan aset ini berdasarkan atas Putusan Pengadilan Niaga Surabaya dalam perkara yang teregister No.12/- P d t . S u s - P a i l i t / 2 0 1 6 /  PN.SbyJo.No.12/PKPU/2016 sejak 24 Oktober.

Muhamad Arifudin, selaku Kurator yang ditunjuk oleh Pengadilan menyatakan, proses pengambil alihan asset milik Debitor Pailit (Goenadi dan Leny Hendrawati) harus dilakukan, karena setelah adanya Putusan Pailit, maka Debitor Pailit (Goenadi dan Leny Hendrawati) demi hukum tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan pengurusan harta kekayaannya, dan kepengurusan terkait harta kekayaan Debitor demi hukum beralih kepada Kurator.

"Dalam penyegelan tidak ada perlawanan dari pihak debitor pailit karena sudah kosong tapi ada beberapa penjaga (waker) yang ada didalamnya," katanya.

Muhamad Arifudin, SH yang juga seorang Advokat, menambahkan, setelah adanya Putusan Pailit, maka Debitor pailit dibawah Pengampuan Kurator, Dia dianggap tidak cakap secara hukum untuk melakukan semua tindakan hukum, termasuk kepemilikan terhadap seluruh asset-asetnya, maupun tindakan hukum lainnya.

Pengambil alihan aset berupa beberapa tanah dan bangunan, pada dasarnya merupakan kelanjutan dari proses kepailitan terhadap CV.369 Tobacco (dalam Pailit), Goenadi (dalam Pailit) dan Leny Hendrawati (dalam Pailit).

Sebagai konsekuensi dari kepailitan, adalah Pemberesan, yaitu penjualan terhadap semua aset milik Debitor Pailit, yang dilakukan oleh Kurator untuk membayar seluruh utang Debitor, termasuk untuk membayar semua kewajibannya kepada karyawan. Jadi kedepannya seluruh aset milik Goenadi dan Leny Hendrawati, akan diambil alih oleh Kurator, untuk dilakukan verifikasi aset, dan kemudian dilakukan pemberesan.

Dalam pelaksanaan pengambilalihan 4 (empat) aset debitor pailit mendapat  Pengawalan ketat dari Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro. (Wan/Lis/Red).

No comments:
Write comments