Sunday, February 5, 2017

Muslimat NU Bojonegoro Deklarasikan Laskar Anti Narkoba

    Sunday, February 05, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Maraknya peredaran Narkoba di masyarakat saat ini membuat sejumlah pihak prihatin, termasuk organisasi masyarakat yakni Muslimat NU Bojonegoro yang juga prihatin terhadap peredaran Narkoba.

Organisasi Muslimat milik NU (Nahdlatul ‘Ulama) Bojonegoro pada Sabtu (04/02) pagi tadi mendeklarasikan Laskar Anti Narkoba Muslimat NU Bojonegoro di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro yang dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, Bupati, Ketua DPRD, Ketua PCNU Kabupaten Bojonegoro dan anggota Muslimat NU Kabupaten Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH, SIK, MSi yang hadir sebagai undangan menandatangani Deklarasi Laskar Anti Narkoba, beliau secara mendadak diminta oleh panitia penyelenggara untuk menjadi narasumber.

Kapolres mengatakan bahwa, kegiatan yang dilaksanakan oleh Muslimat NU itu sangat tepat sekali, karena seluruh Negara khususnya Indonesia saat ini sedang perang melawan Narkoba.

Menurut AKBP Wahyu S Bintoro, peperangan di abad modern saat ini tidak menghadapi musuh nyata dari luar. Indonesia adalah negara makmur, upaya negara-negara lain untuk merebut indonesia dengan banyak cara diantaranya yaitu diserang dengan menghancurkan generasi muda melalui narkoba.

“Sasaran mereka adalah merusak generasi muda Indonesia karena sebagian besar yang mengonsumsi narkoba adalah dari generasi muda, menghancurkan generasi muda berarti menghancurkan Indonesia di masa depan,” ucap AKBP Wahyu S Bintoro

Untuk melawan Narkoba, peran kaum perempuan khususnya Muslimat NU Bojonegoro dinilai sangat penting dalam menanggulangi peredaran narkoba, terutama di lingkungan keluarga. Sebab, para ibu-ibu dapat melakukan pengawasan secara aktif pada seluruh anggota keluarganya di rumah.

“Kami sudah melakukan upaya-upaya mulai dari pencegahan hingga melakukan penangkapan sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba, namun peran ibu-ibu juga sangat penting untuk melindungi putra-putri,” tutur AKBP Wahyu SB.

Selain menghimbau kepada Muslimat untuk mengawasi anak-anaknya dari narkoba, ibu-ibu Muslimat juga diminta untuk mengawasi putra-putrinya terkait dengan kasus-kasus yang melibatkan anak, karena juga pernah terjadi di Bojonegoro seperti pelecehan dan penculikan anak yang semua pelakunya sudah tertangkap dan menjalanai proses hukum.

“Sekarang jaman gadget, anak-anak harus betul-betul diawasi, harus tahu siapa yang biasa diajak komunikasi, siapa temen bergaulnya dan lingkungannya,” tutur AKBP Wahyu SB.

Mengajak membangun kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres juga memberikan nomor handphone kepada Muslimat dengan harapan kalau ada info sekecil apapun dapat diberitahukan.

“Apapun tolong di infokan kepada kami melalui SMS ataupun telepon, bukan hanya masalah narkoba saja, semua laporan permasalahan dari ibu-ibu semua akan kami tindak lanjuti,” tutur AKBP Wahyu SB. (bim/lis)

No comments:
Write comments