Sunday, February 19, 2017

Naik Motor, Terjatuh, Lalu Meninggal

    Sunday, February 19, 2017  

Reporter : Amir Fatah

suarabojonegoro.com -  Seorang warga Desa Kapas dilaporkan meninggal dunia secara tiba-tiba, Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor di jalan poros desa turut Desa Semen Pinggir Kecamatan Kapas. Diduga, korban meninggalkan dunia akibat serangan jantung yang telah lama diderita.

Korban diketahui bernama Drs Suyono MM (65) alamat Desa Kapas RT 12 RW 02 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, yang kebetulan bekerja sebagai PNS meninggal dilokasi kejadian pada Jumat (17/02/2017) sekira pukul 15.00 WIB kemarin.

Menurut keterangan saksi  Purwanto (55) warga Desa Semen Pinggir RT 02 RW 02 Kecamatan Kapas yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Bravo warna hitam dengan membawa jerami, melewati jalan desa turut Desa Semen Pinggir Kecamatan Kapas. Ketika melintas di jalan tersebut, tiba tiba korban terjatuh sendiri. Melihat kejadian tersebut saksi bersama warga lainnya berusaha menolong korban.

“Saat kami tolong, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.” terang saksi kepada petugas yang melakukan oleh TKP.

Selanjutnya, saksi segera menghubungi Polsek Kapas dan tidak lama berselang anggota Polsek Kapas sampai dilokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan proses evakuasi korban.

Sementara, menurut keterangan Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin, dari hasil pemeriksaan Kepala Puskesmas Kapas, dr Agus Gunawan, terhadap jenazah korban, diketahui panjang mayat 165 centimeter, rambut hitam lurus, korban mengenakan kaos lengan pendek warna merah dan mengunakan celana pendek warna coklat.  Tidak di temukan tanda tanda kekerasan. Dan diduga korban meninggal akibat serangan jantung yang telah lama diindap oleh korban.

“Korban telah lama menderita penyakit jantung dan sering berobat ke dr Agus Gunawan.” terang AKP Ngatimin.

Dalam peristiwa ini keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya dengan dibuatkan surat pernyataan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan. (mir/lis)



No comments:
Write comments