Sunday, February 5, 2017

Operasi Minyak Sumur Tua Selama 2 Minggu, Dapat Tiga Perengkek

    Sunday, February 05, 2017  

Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com -  Operasi gabungan yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bekerja sama dengan aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro untuk menumpas peredaran minyak mentah dari kawasan sumur minyak tua Wonocolo ke luar daerah dibeberapa titik akses keluar masuk sumur tua sudah berlangsung selama dua minggu atau 14 hari terhitung sejak tanggal 23 Januari 2017. Minggu (05-02-2017)

Hasilnya Polres Bojonegoro berhasil mengamankan tiga pelaku pembawa minyak mentah dari sumur tua untuk dibawa keluar daerah. Ketiganya adalah perengkek yang tertangkap tangan membawa jirigen berisi masing-masing 30 liter minyak mentah menggunakan sepeda motor.

Kapolres Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) mengatakan jika ketiganya yaitu JR (33) warga Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, AW (44) warga Desa Tegalarun Kecamatan Margoyos Kabupaten Pati dan NR (43) warga Desa Bancang Kecamatan Bancang Kabupaten Rembang.

"Ketiganya saat ini masih dalam proses penyidikan," kata Kapolres.

Sementara itu, Field Manager Pertamina Asset 4 Field Cepu, Agus Amperiyanto menyampaikan jika operasi akan dilakukan sampai 3 bulan dan akan di evaluasi. Hal tersebut dilakukan untuk memutus peredaran minyak mentah ilegal yang diambil dari sumur minyak tua Wonocolo untuk dibawa keluar daerah.

Seperti yang diketahui, saat ini hanya ada satu KUD yang masih memiliki kontrak kerja sama pengelolaan sumur tua dengan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu selaku pemilik wilayah kerja pertambangan setelah dua paguyuban penambang habis masa kontrak dan tidak lagi diperpanjang. namun dari ratusan sumur minyak tua yang ada KUD hanya bekerja sama untuk lima sumur yang ada sehingga Bupati Bojonegoro mengambil langkah cepat bersama SKK Migas dan Pertamina untuk menyepakati menunjuk BUMD Bojonegoro untuk mengelola sumur minyak tua baik di Kecamatan Kedewan maupun Kecamatan Malo sesuai peta mozaik dengan memberikan waktu satu bulan sampai akhir Februari 2017 untuk menyelesaikan legal atau izin mengelola.

"Saat ini KUD Sumber Pangan (SP) sehari bisa setor 350 barel perhari, bisa lebih, semoga bisa bertambah sampai pengelolaan ke BUMD Bojoneoro" kata Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperiyanto. (ney/red)

No comments:
Write comments