Wednesday, February 22, 2017

Pupuk Bersubsidi Di Kecamatan Sekar Lambat Datang

    Wednesday, February 22, 2017  

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi kembali terjadi di wilayah Bojonegoro, tepat pada bulan ini di kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro para petani keluhkan adanya keterlambatan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska.

Padahal petani di daerah Sekar mengharapkan pupuk bersubsidi datang setiap Minggunya.
Keterlambatan penebusan dan lambatnya pupuk bersubsidi dikecamatan Sekar, berdampak pada produksi tanam di wilayah ini, karena saat ini petani Sekar membutuhkan pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska untuk musim tanam jagung yang kedua. Seperti yang diungkapkan Jayadi salah satu kelompok tani di kecamatan Sekar saat dikonfrimasi suarabojonegoro.com pada hari ini Rabu (22/2/17).

“Sebenarnya nggak langka bu hanya lambat penebusan dan lambat datangnya saja,,”Ungkap Jayadi saat di konfirmasi Via WhatsApp.

Masih menurut Jayadi bahwa selain pupuk jenis urea dan phonska di kecamatan Sekar persediaan pupuk jenis lain, seperti pupuk bahari masih tergolong aman, dan harga pupuk urea saat ini mencapai 100 ribu rupiah dan harga pupuk phonska mencapai 125 ribu rupiah untuk harga petani.

“kalau pupuk bahari memiliki stok banyak hanya pupuk bersubsidi saja yang lambat,”tambahnya.

Sementara, menurut salah satu warga Sekar lain yang enggan disebutkan namanya menyatakan di musim tanam yang kedua ini, petani sering membeli pupuk dari luar daerah seperti Nganjuk, Madiun dengan resiko harga mahal.

Berdasarkan data dari ketua kelompok tani subur, desa Miyono, Kecamatan Sekar menyatakan bahwa kebutuhan pupuk bersubsidi di wilayah tersebut mencapai 800 ton dan di realisasikan menjadi 400 ton sewilayah Sekar.

“Disini pupuk susah didapatkan jadi kadang beli dari luar daerah saja meskipun mahal,”Ungkapnya.(Lin/Red)

No comments:
Write comments