Monday, February 6, 2017

Seleksi Bibit Penari FKT di Pendopo Disbudpar Bojonegoro, Tanpa Gunakan Dana APBD

    Monday, February 06, 2017  

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Sebanyak 46 peserta yang berasal dari pelajar SMA/SMK dan sanggar seni Bojonegoro pada hari ini Senin (6/2/17) mengikuti seleksi penari Festival Karya Tari (FKT) Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang di Surabaya.

Kegiatan seleksi ini dilaksanakan di pendopo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)  Kabupaten Bojonegoro guna menggali potensi generasi muda dalam bidang seni tari tradisional.Pernyataan ini di sampaikan oleh Suyanto Kasi Budaya dan Kesenian Disbudpar Bojonegoro saat ditemui dikantornya. Senin (6/2/17).

“Kita Fokus untuk karya seni tradisional yang berakar dari budaya daerah masing-masing,  seleksi FKT ini kali pertama dilaksanakan di Bojonegoro untuk mencari bakat pelajar dalam bidang tari, “Ungkap Suyanto atau akrab disapa Yanto Myk.

Tambah Suyanto dari 46 peserta tersebut akan dipilih 15 orang untuk mewakili Bojonegoro dalam ajang Festival karya tari Jatim mendatang.

Sementara,  dewan juri seleksi penari muda ini berasal dari Disbudpar Bojonegoro serta pengajar seni di Bojonegoro. Yang mana kreteria calon penari yang akan lolos seleksi antara lain memiliki postur tubuh ideal dengan tinggi badan minimal 158 cm serta berat badan yang ideal, serta memiliki kemampuan tari mulai dari gerakan,  ketukan musik dan ekspresi saat menari.

“ke lima belas orang akan kami pilih sebagai perwakilan Bojonegoro pada festival mendatang, kemudian sisanya akan terus kami bina disanggar seni Bojonegoro tanpa dipungut biaya, “Tambahnya.

Rencananya Bojonegoro akan menggarap tari tradisional berjudul “Nyi Andong Sari” yang menceritakan kehidupan pribadi Nyi Andong Sari yang mempunyai nilai cerita lokal dan budaya daerah masing-masing.

Sementara, penanggung jawab kegiatan seleksi tersebut Mahfud selaku Kabid Kebudayaan Disbudpar Bojonegoro dan Kepala Disbudpar Bojonegoro, Amir Syahid sebagai pelindung kegiatan.

Seleksi calon penari muda ini dilaksanakan di Disbudpar tanpa menggunakan anggaran APBD dan digelar murni sebagai bentuk menggali potensi generasi muda Bojonegoro dalam bidang seni.

“Seleksi ini tanpa menggunakan anggaran APBD, “Tegas Suyanto (Lin/Red)

No comments:
Write comments