Tuesday, March 7, 2017

Angkutan Di Bojonegoro, Hidup Enggan Matipun Tak Mau

    Tuesday, March 07, 2017  

Reporter: Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Minimnya jumlah Angkutan kota yang beroperasi di kabupaten Bojonegoro pada tahun ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat sehingga jarang yang menggunakan jasa angkutan kota.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Bojonegoro (Dishub) Pada awalnya dibojonegoro memiliki armada angkot sebanyak 50 unit kemudian sekarang ini  sekitar 20 unit armada angkot yang ada.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Iskandar dari 20 unit angkot yang ada yang aktif beroperasi diterminal hanya 5 atau 6 angkutan saja. Selasa (7/3/17).

“Angkot di Bojonegoro ibarat hidup enggan mati pun tak mau, karena masih kalah dengan kendaraan pribadi yang dimiliki masyarakat,”Ungkap Kadin Dishub Bojonegoro.

Pihaknya menambahkan bahwa angkutan antar kecamatan ke pedesaan, yang saat ini masih aktif antara lain angkot jurusan Bojonegoro ke Babat, Bojonegoro ke Bubulan dan Jurusan Bojonegoro ke Temayang dengan jumlah armada 117 kendaraan.

“Namun Angkot yang saat ini aktual berjalan untuk jurusan tersebut ada 59 kendaraan,”Tambahnya .

Masih diungkapkan Kadin Dishub Bojonegoro, pihaknya merencanakan untuk kedepannya akan menggunakan helycak namun masih belum disosialisasikan sebab terkendala harga yang sangat mahal sebesar 50 juta rupiah sehingga diperlukan niat dari pemerintah maupun masyarakat untuk menggunakan jasa kendaraan tersebut (Lin/Red)

No comments:
Write comments