Monday, March 27, 2017

Debt Collector Diduga Hendak Rampas Sepeda Motor, dan Ancam Wartawan Yang Meliput

    Monday, March 27, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Ustadzah lutfi oktafiani, yang juga guru disalah satu SD swasta di Bojonegoro, senin sore tadi, menjadi korban dugaan perampasan, di jalan veteran Bojonegoro, Jawa timur oleh tiga oknum yang diduga debt collector. Senin (27/3/17).

Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com di Mapolres Bojonegoro,  saat korban melaporkan kejadian dugaan perampasan ini diterangkan oleh korban yang saat itu dirinya sedang berjalan dari arah selatan dengan  mengendarai motor Honda Beat, S 6719 AF.

"Tiba tiba datang tiga orang yang belum diketahui identitasnya,  mengendarai mobil Agya merah, Dan meminta paksa saya untuk menepi dan berhenti," Kata Korban.

Tidak lama kemudian terjadi adu argumentasi antara korban dan pelaku yang memaksa korban untuk memberikan motornya, untuk di bawa pergi.

Belum sempat menjalankan motor korban, yang sudah di kuasai seorang pelaku. Kemudian Tiba dua orang wartawan Bambang Yulianto dari Metro TV dan Yusti Balangga dari Kompas TV yang saat itu sedang melintas dan kemudian mengambil gambar liputan kejadian tersebut.

Mengetahui ada dua wartawan yang sedang melakukan peliputan, sesaat kemudian dua pelaku lain yang ada di dalam mobil turun berusaha dan berusaha menghalangi proses peliputan tersebut dengan cara menutup kamera yang di gunakan salah satu wartawan, selain itu pelaku juga berusaha untuk melakukan kekerasan terhadap wartawan dengan cara mendorong dan mengancam wartawan.

Tidak lama kemudian setelah wartawan melakukan pelaporan kejadian tersebut,  ke polisi melalui sambungan telepon, sesaat kemudian ketiga  pelaku ini meninggalkan motor korban dan pergi dari lokasi dengan menggunakan mobilnya.

Sementara itu menurut korban, proses percobaan dugaab perampasan ini terjadi akibat adanya kenakalan debt collektor yang sebelumnaya di titipi uang angsuran motor korban hingga lunas, namun diduga tidak di bayarkan ke leasing Wom finane, Sehingga angsuran motor korban terjadi kelambatan, dan akan dilakukan penarikan tersebut.

Dengan kejadian ini kemudian korban dan wartawan yang menjadi korban melakukan laporan ke polisi. (Bim/lis)

*) Foto: Korban bersama warga usai kejadian dugaan percobaan perampasan sepeda motor

No comments:
Write comments