Thursday, March 30, 2017

Disparbud Gelar Silaturrahmi Pelaku Pariwisata

    Thursday, March 30, 2017  

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Bojonegoro, menggelar Silaturrahmi Pelaku Pariwisata Bojonegoro Dalam Rangka Fasilitasi Pembentukan Forum Komunikasi Antar pelaku industri dengan tema "Bojonegoro Sahabat Dunia", yang bertempat di Hotel Bonero, Kalitidu, Bojonegoro. Kamis (28/3/17).

Disampaikan oleh Kabid pengembangan, Kelembagaan Pariwisata dan Budaya, Tini bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan kualitas serta bisa meningkatkan omzet bagi pelaku usaha pariwisata di Bojonegoro.

Menurut Iriantini, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang pertemuan para pelaku usaha pariwisata di Bojonegoro guna bisa saling melengkapi dan bisa mendapatkan solusi bagaimana usaha pariwisata di Bojonegoro bisa meningkat.

Dalam acara tersebut, hadir sebagai Nara Sumber, Eko Mujiono Pelaku Pariwisata dari ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) yang menyampaikan tentang mekanisme dan juga sistem pola pariwisata.

"Karena dalam pariwisata para wisatawan tidak hanya butuh lokasi wisata saja akan tetapi juga perlu Hotel, Resto dan caffe," Kata Eko Mujiono.

Sehingga pelaku usaha pariwisata adalah satu kesatuan untuk memenuhi unsur pariwisata, terutama adalah kuliner dan oleh olehnya.

Dalam acara silaturrahmi pariwisata juga dihadiri oleh Pelaku wisata Bojonegoro mulai dari manajemen Hotel di Bojonegoro, Rumah Makan, Caffe, Warung, Serta Pengusaha Travel.

Diharapkan oleh Disparbud dengan kegiatan ini akan dapat mengubah pola sistem dan menyatukan visi terhadap pelaku usaha di Bojonegoro untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli daerah) Bojonegoro.

Salah satu peserta Acara Silaturrahmi Pelaku Pariwisata, Sasmito Anggoro berharap dengan adanya pertemuan acara ini akan dapat mampu menarik perhatian pelaku wisata Bojonegoro atau pendatang bisa menikmati wisata di Bojonegoro.

"Karena dengan memanfaatkan wisata dan hiburan yang ada di Bojonegoro akan juga memberikan Kontribusi bagi pemkab Bojonegoro melalui PAD," Kata Sasmito, Salah Satu manajemen Caffe dan Resto di Bojonegoro.

Karena usaha wisata dan hiburan yang didirikan tentu harus membayar pajak ke Pemkab, selain itu warga sekitar tentu juga mendapatkan kesempatan berusaha atau bekerja di tempat usaha wisata tersebut, sehingga dengan memanfaatkan wisata dan hiburan di daerahnya sendiri akan mampu memberikan Kontribusi bagi Bojonegoro. (Lin/red)

No comments:
Write comments