Wednesday, March 29, 2017

Dua Pasangan Bukan Suami Istri Dan Satu Pengamen Terjaring Satpol PP

    Wednesday, March 29, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com-  Berdasarkan adanya laporan masyarakat tentang banyaknya tempat  yang disalah gunakan sebagai ajang pacaran dan perbuatan mesum, Satuan Poliso Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat atas aduan tersebut. Dengan menyisir ruang publik seperti alaun-alun, taman Rajekwesi dan tempat kos yang diduga di pergunakan untuk perbuatan asusila . Rabu (29/03/17).

"Kita banyak menerima laporan dari masyarakat terkait banyaknya tempat-tempat publik yang disalah gunakan untuk bermesraan, termasuk tempat kos", ujar Benny Subiakto selaku Kasi Linmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro. Dari penyisiran diruang publik yakni taman alun-alun Bojonegoro Satpol PP telah berhasil mengamankan satu pasangan yang bukan suami istri sedang asik berduaan serta bermesra mesraan

"Di lokasi taman alun-alun kita amankan satu pasangan yang sedang asik bermesraan", ujarnya.

Selanjutnya ke enam personil Satpol PP (satu regu) tersebut melanjutkan penyisiran di sepanjang Jalan Gajah Mada dan Jalan Pondok pinang. Dalam penyisiran tersebut petugas Satpol PP mendapatkan satu anak pengamen dan satu pasangan yang bukan suami istri yang sedang berduaan di dalam kamar.

"Kita menyisir diisepanjang Jalan Gajah mada dan Jalan Pondok Pinang, dari penyisiran tersebut kita amankan satu anak pengamen dan satu pasang
an bukan suami istri di dalam kamar", katanya.

Untuk kepentingan pendataan dan pembinaan ke dua pasangan bukan suami istri dan pengamen tersebut di bawa ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja Jalan Mastumapel. Dalam hal ini ke dua pasangan bukan suami istri ini telah melanggar Perda No 8 Tahun 2013 tentang larangan perbuatan cabul atau protitusi.
                                             
"Kita bawa ke kantor guna pendataan dan pembinaan", tambah pria alumni STPDN ini.

Melalui media suarabojonegoro.com ini dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum termasuk perbuatan asusila. Pasalnya dalam akhir-akhir ini dirinya telah mendapatkan beberapa orang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang po
sitip terserang Human Immunodeficiency Virus (HIV).

"Kemarin kita pernah mengamankan 15 PSK dan 6 diantaranya positip HIV, kemudian kita juga pernah amankan 5 PSK dan 1 diantaranya positip HIV", jelasnya. (Bim/red).

No comments:
Write comments