Friday, March 10, 2017

Gedung Kejaksaan Negeri Bojonegoro Senilai 7.61 M Diresmikan

    Friday, March 10, 2017  

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Jaksa Agung Republik Indonesia HM Prasetyo, Jumat (10/3) pagi menandai diresmikannya kantor Kejaksaan Negeri Bojonegoro yang baru. Peresmian ini disaksikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Komisi 3 DPR RI, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bojonegoro Kang Yoto atas nama rakyat Bojonegoro bangga atas diresmikannya gedung kejaksaan negeri Bojonegoro yang baru, lebih istimewa lagi adalah peresmian dilakukan oleh  Jaksa Agung Republik Indonesia yang juga asli Bojonegoro.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung dalam laporannya mengungkapkan wilayah hukum kejaksaan Bojonegoro adalah di 28 Kecamatan 430 desa dan kelurahaan. 12 agutus lalu kita mendapatkan hibah berupa tanah seluas 1.896 meter persegi.  Yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan yang dimulai tahun  2015 dengan anggaran 6 milyar  825 juta 413 ribu rupiah, kemudian dilanjutkan di tahun  2016 dengan anggaran 7 milyar 61 juta 420 ribu rupiah. Diharapkan dengan gedung baru ini akan menambah semangat untuk meningkatkan kinerja dalam penegakan hukum diwilayah Bojonegoro

Sementara itu Jaksa Agung Republik Indonesia, HM. Prasetyo jujur dan tulus dirinya menyatakan bahwa dirinya bangga menjadi warga Bojonegoro, cukup lama tidak menjejakkan kaki dikampung halaman dan Bojonegoro semakin matoh. Jaksa Agung mengucapkan selamat atas terselesainya pembangunan kantor kejaksaan. Atas nama pimpinan kejaksaan agung dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Bojonegoro. Apa yang dilakukan Bojonegoro adalah bentuk perhatian dan kepedulian terhadap penegakan hukum di Indonesia khususnya di Bojonegoro. Peran kantor kejaksaan yang disiapkan bukti adanya pemahaman kesadaran yang dituangkan dalam kebijakan bahwa tegaknya hukum adalah tanggungjawab bersama. Dengan tersedianya sarana prasana akan mendukung kelancaran penegakan hukum untuk dimanfaatkan fasilitas dengan peningkatan kinerja demi layanan kepada rakyat.

Kejaksaan adalah lokomotif pendorong penegakan hukum dan tidak ayal sering menghadapi hambatan. Sejalan political well seluruh aparat penegak hukum memberikan kontribusi untuk mampu mengawal pembangunan yang dijalankan. Untuk mendukung keberhasilan dan menjamin serapan anggaran maupun pertumbuhan ekonomi.

Jaksa Agung menegaskan untuk peningkatan kinerja pihaknya membentuk tim pengawal pemerintah pembangunan ini adalah makna dari kejaksaan mendukung upaya keberhasilan pembangunan. TP 4 dibentuk disemua lini mulai pusat hingga daerah ini adalah kinerja strategis untuk cegah tindak tipikor,tingkatkan kordinasi dengan semua stake holder. Dengan adanya TP4 ini adalah upaya pencegahan berbentuk penegakan hukum preventif yakni pendampingan namun akan melakukan reprensif jika terbukti secara nyata melakukan tindak mencuri uang rakyat maka akan ditindak tegas. Kepada seluruh instansi pemerintah untuk manfaatkan TP4D, pihaknya membuka pintu selebar lebarnya kepada berbagai pihak. Khusus di wilayah Bojonegoro agar semua program pembangunan yang direncanakan dan akan di laksanakan tidak menyimpang dan hasilnya dapat dirasakan.

Bagi kejaksaan kepercayaan rakyat sangatlah penting harus dijaga dipupuk secara konsisten dengan diimbangi kompetensi,moralitas dan integritas baik perorangan dan lembaga. Kejaksaan telah berbanah diri bangun institusi yang modern, bermartabat yakni layanan berbasis on line yang hasilnya bisa diketahui masyarakat, antara lain e tilang. Hal ini adalah upaya untuk merebut hati masyarakat dan revitalisasi hukum yang dilakukan oleh pemerintah. Menghadirkan negara untuk melindungi segenap  bangsa.Bentuk revitalisasi adalah dengan dibentuknya Tim Sapu bersih pungutan liar (Saberpungli) di area area yang rawan terjadinya Pungli baik dilingkungan internal maupun eksternal kejaksaan. Sehingga tidak terjadi praktek yang menyulitkan dan menambah beban rakyat. Tanggungjawab jawab kejaksaan adalah membangun karakter bangsa yakni dengan program jaksa masuk sekolah dilaksanakan ditingkat pusat sampai daerah. Mengenalkan budaya anti korupsi, bahaya narkotika dan lain sebagainya. Kejaksaan diharapkan menjadi pelita yang bersih dan berwibawa,bertindak secara objektif dan menghindari tindakan yang mencoreng nama baik hukum.
Pembangunan infrastruktur kejaksaan adalah bentuk revitalisasi demi intensitas dan kualitas pelayanan hukum yang prima kepada masyarakat pencari keadilan. Jaksa agung berpesan agar juga memperhatikan kearifan lokal,menjadi tauladan diwilayah masing masing serta jangan menyakiti hati rakyat. Suasana yang aman ini agat dijaga oleh korps penegakan hukum. Semoga kantor yang baru iniakan  mampu menggelorakan  semangat kerja meningkatkan prestasi.penyelesiaan kasus,penguatan kelembagaan dan membangun masyarakat yang memahami hukum.

Diakhir acara dilakukan pengguntingan rangkaian melati yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan di lokasi Gedung Baru Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bojonegoro.  (ney/red)

No comments:
Write comments