Monday, March 20, 2017

Ketua PMII Ajak Ketua DPRD Kunjungi Taman Baca Anak Jalanan di Terminal Rajekwesi Bojonegoro

    Monday, March 20, 2017  

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Di Terminal Rajekwesi Bojonegoro tampak ada yang berbeda dengan Terminal di Daerah lain.  Tampak lalu lalang anak-anak yang tinggal di Terminal Rajekwesi. Sehingga hal ini menjadi spirit Komunitas Sanggar Putra Bima yang diisi oleh komunitas pemuda dan anak jalanan yang tinggal di Terminal Rajekwesi Bojonegoro untuk membuat Taman Baca Masyarakat (TBM).

Senin malam, 20 Maret 2017, Ketua Umum PC PMII Bojonegoro bersama Ketua DPRD turut apresiasi dengan adanya TBM Anak Terminal dengan mengunjunginya.

Ketua Umum PC PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid, menyampaikan apresiasi yang tinggi  sehingga turut mensuport dari awal berdirinya TBM tersebut. Ini bagian dari kepedulian sosial kami sebagai elemen organ mahasiswa. "Semoga bisa membawa dampak yang positif bagi generasi emas yang ada di lingkungan Terminal Rajekwesi Bojonegoro, minimal pendidikan membaca, sehingga banyak yang mendukung gerakan literasi yang kita bangun bersama ini," ujarnya.

Selanjutnya, Ketua DPRD Bojonegoro, Hj. Mitroatin, S.Pd. menyampaikan kepedulianya terhadap taman baca yang dirintis di Terminal ini. "Kami sangat mengapresiasi dan akan selalu mensuport kedepanya, agar buku bacaanya lebih banyak dan sesuai kebutuhan anak-anak di Terminal ini," pungkasnya saat berkunjung di Taman Baca tersebut.

Ketua  pegiat Sanggar Putra Bima, Gus Rio sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa TBM di terminal Rajekwesi merupakan wujud kepekaan sosial dan kepedulianya terhadap minat baca dan moral generasi muda yang berada di Terminal Rajekwesi Bojonegoro yang dibantu oleh Sahabat-sahabat PMII Bojonegoro. "Kami berterimakasih kepaa semua pihak yang peduli dan membantu berdirinya TBM ini. Kami punya harapan besar, agar anak-anak kami di Terminal dan jalanan bisa merasakan pendidikan untuk masadepanya, minimal wadah membaca, karena membaca adalah jendela dunia," ungkapnya. (wan/lis)

No comments:
Write comments