Thursday, March 30, 2017

Penambang Pasir Dua Desa Perbatasan Tuban - Bojonegoro Nyaris Bentrok

    Thursday, March 30, 2017  

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -  Puluhan Massa yang berasal dari dua Desa Di Kecamatan Rengel, Tuban dan Kecamatan Kano, Bojonegoro sejak pagi berkumpul ditepian suangai begawan Solo di wilayah Desa Ngadirejo dan Kanor.

Massa penambang pasir dari dua Desa ini diduga nyaris bentrok setelah berebut lahan tambang pasir diwilayah dua desa beda kecamatan dan kabupaten tersebut.

Selain warga, dari pantuan suarabojonegoro.com tampak juga perahu perahu yang biasa dibuat muat pasir juga dibawa ke perairan sungai Begawan Solo wilayah setempat.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, setelah menerima laporan dari jajaran Polsek Kanor yang melakukan pengamanan dan juga mediasi bersama polsek Rengel menyatakan bahwa untuk mecegah timbulnya konflik sosial berkepanjangan antar dua warga beda kabupaten tersebut, seluruh penambangan pasir untuk sementara waktu dihentikan.

"Kami hentikan sementara aktivitas kegiatan penambangan pasir di sungai Begawan Solo sebelum akhirnya benar-benar dilarang melakukan aktivitas mengambil pasir," Kata Kapolres Bojonegoro.

Saat ini Polsek Kanor setelah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kecamatan setempat bahwa aktivitas penambangan pasir sepakat untuk dihentikan. Bahkan Kapolres juga akan menambahkan Personil pengamanan jika personil di lokasi dirasa kurang.

Kapolres juga akan berkoordinasi dengan Polres Tuban mengingat lokasi pasir berada di dua wilayah serta guna memaksimalkan penindakan tersebut, pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan balai besar wilayah sungai Bengawan Solo (BBWS). (Ang*)

No comments:
Write comments