Monday, March 13, 2017

Sidang Perlawanan Pihak Ketiga Eksekusi Klenteng Hok Swie Bio Ditunda

    Monday, March 13, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Umat klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro melakukan perlawanan atas sengketa kepengurusan badan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro.

Pagi ini, Senin (13/3/17) sekira pukul 10.54 WIB sidang perdana terkait perlawanan tersebut di gelar di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro Jalan Hayam Wuruk.

Ketua Majlis Hakim, Haris S Lubis yang menjadi pimpinan sidang menyatakan, dikarenakan pihak Hari Widodo Rahmat alias TanTjien Hwat tidak menghadiri sidang, sidang ditunda pada hari Senin tanggal 20 Maret 2017 mendatang.

"Sidang ditunda Hari Senin depan tanggal 20 Maret 2017," katanya dihadapan Majlis.

Sebelumnya, dalam risalah panggilan yang dilayangkan oleh PN Bojonegoro yang bernomor 9/Pdt.Bth/2017/PN Bjn tertanggal 6 Maret 2017 atas perlawanan oleh pihak ketiga terhadap sita eksekusi badan TITD Hok Swie Bio Bojonegoro tersebut menyebutkan, Nugroho Ari Wibowo serta 59 orang yang menyatakan sebagai umat klenteng sebagai pelawan.

Sedangkan badan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) yang diwakili oleh Gandhi Koesminto alias Go Kian An dan Renald Hadi Wijaya sebagai terlawan satu.

Dan Hari Widodo Rahmat alias TanTjien Hwat sebagai terlawan dua, serta Yayasan Harapan Sinar Bahagia Bojonegoro (HSBB) yang diwakili oleh Hari Widodo Rahmat alias Tan Tjien Hwat sebagai terlawan tiga.

Dalam sidang tersebut, Nugroho Ari Wibowo serta 59 orang yang menyatakan sebagai umat diwakili penasehat hukumnya, Mochamad Mansur, S.H, M.H. (Wan/Red).

No comments:
Write comments