Friday, March 10, 2017

SLB Panjunan, Menggali Sisa-Sisa Potensi Anak Autis

    Friday, March 10, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Kalitidu yang terletak di Desa Panjunan, Jalan Raya Cepu Kilometer 12 ini merupakan satu-satunya Sekolah yang para anak didiknya merupakan anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Sekolah yang berdiri sejak tahun 2010 ini kini memiliki 63 anak djdik yang terdiri SD 39, SMP 14, SMA 13. Jumat (10/03/17).

Siti Purwihandayani selaku Kepala Sekolah SLB PGRI Panjunan ini menyatakan bahwa, semenjak sekolah ini dibuka tanggapan masyarakat terkait pentingnya sekolah bagi anak-anak Autis ini kurang peduli. Sehingga anak-anak berkebutuhan khusus ini ada yang banyak belum terkaver atau belum Sekolah.
"Masih banyak anak-anak berkebutuhan Khusus disekitar sini yang belum tsrkaver atau bersekolah", katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa anak-anak Autis ini harus mendapatkan pendidikan paling tidak sampai dia mampu untuk mengurus dirinya sendiri. Dengan pendidikan khusus ini diharapkan anak-anak akan mampu mengeluarkan sisa kemampuan yang mereka miliki.

"Sekolah SLB ini bertujuan untuk mengeluarkan serta menggali sisa-sisa kemampuan pada anak Autis", tambahnya.

Namun di Sekolah SLB ini ada hal yang menarik yakni sosok Guru yang rela meniggalkan pekerjaannya sebagai seorang Bidan untuk mengapdikan hidupnya untuk mendidik anak-anak tersebut. Dia adalah Windy Nia Dyastuti seorang Guru cantik yang juga merupakan Istri dari seorang Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 0813 Bojonegoro.

Dirinya menyatakan bahwa pekerjaan yang ia tekuni ini merupakan pangilan jiwa, walaupun terkadang dirinya pernah juga mendapat perlakuan kasar oleh anak didiknya.

"Pernah dapat perlakuan kasar sama anak-anak. Di gigit, dipukul, itu sudah biasa", katanya. (bim/red)

No comments:
Write comments