Saturday, March 18, 2017

Terpidana Korupsi Dana Persibo Bebas Bersyarat

    Saturday, March 18, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Mantan Bendahara Persibo Bojonegoro Abdul Mun'in yang menjalani hukuman 4 tahun penjara sesuai Keputusan Mahkamah Agung (MA), dalam kasus Korupsi dana Persibo tahun 2010 sebesar Rp 3 Milyar yang kini masih mendekam di dalam sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas Dua A Bojonegoro, namun dirinya diperbolehkan keluar Lapas untuk mengajar disebuah Yayasan Pondok Pesantren. Sabtu(18/03/17).

Kalapas Kelas Dua A Bojonegoro, Jumadi menjelaskan , Abdul Mun'in telah mendapatkan bebas bersyarat dari Kementrian Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam bebas bersyarat tersebut, terpidana kasus Korupsi ini mengajar di Yayasan Pondok pesantren Annuroniyah, Duaun Kendal, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander.

Abdul Mun'in mengajar Agama di Ponpes tersebut mulai tanggal 13 Februari 2017. Mantan Bendahara Persibo tersebut di perbolehkan mengajar pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Dari Kementrian HAM untuk mendapatkan Bebas Bersyarat harus memenuhi beberapa persyaratan.

"Bapak Abdul Mun'in mengajar di sebuah Yayasan, dan kita sudah melakukan MoU dengan Yayasan tersebut", katanya.

Kalapas Bojonegoro ini menuturkan, beberapa hal untuk mendapatkan Bebas Bersyarat diantaranya adalah harus membayar denda, membayar pidana kurungan, tidak pernah melanggar aturan selama di Lapas, serta berprilaku baik. Selain itu untuk
mendapatkan Bebas Bersyarat harus juga harus memberikan jaminan dari pihak keluarga, RT/RW, Kepala Desa, serta alamat tinggal jelas.

"Untuk mendapatkan Bebas Bersyarat harus melalui beberapa tahapan, diantaranya adalah, membayar pidana tambahan, membayar denda, selain itu juga harus berprilaku baik, tidak pernah melanggar aturan selama di Lapas, serta harus bekerja sosial", tambahnya.

Abdul Mun'in semula hanya diputus Pengadilan Negri (PN) Bojonegoro dengan hukuman 1 tahun penjara dalam kasus tersebut. Namun sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1915 K/PID. SUS/2011, Abdul Mun'in di hukum 1 tahun 6 bulan penjara, karena dirinya tidak bisa mempertanggung jawabkan anggaran Persibo sebesar Rp 3 Milyar dari APBD. Selain itu Abdul Mun'in harus membayar denda sebesar Rp 50 juta atau hukuman pidana kurungan selama 3 bulan. (Bim/red).

No comments:
Write comments