Tuesday, March 21, 2017

Umat Klenteng Berkumpul, Dengarkan Pernyataan Go Kian An

    Tuesday, March 21, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Bertempat di gedung pertemuan Tri Dharma jalan Jaksa Agung Suprapto Kabupaten Bojonegoro, malam ini, Senin (20/3/17) umat Tiong Hoa berkumpul untuk mendengarkan pernyataan Go Kian An (Penggugat) atas sengketa eksekusi Badan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD). Dalam kesempatan ini Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro bertindak sebagai moderator.

Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Muhaji, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Herry Subagyo, Ketua Forum Kerukunan Umat Bojonegoro, Alamul Huda, Ketua Bakesbangpol dan Linmas Bojonegoro, Kusbiyanto, 2 kuasa hukum dari Go Kian An, serta puluhan umat Tiong Hoa Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro dengan seksama membacakan materi pernyataan Sdr Go Kian An yang juga ditampilkan di slide proyektor. Sehingga umat yang hadir bisa ikut menyimaknya.

Disela-sela musyawarah bersama itu, salah satu umat yang bernama Dwi Prayogo berkesempatan menyampaikan pendapatnya. Dia mengatakan, menurutnya isi dari pernyataan Go Kian An semakin melecehkan umat. Umat yang saat ini sudah melakukan gugatan atas konflik klenteng Bojonegoro bakal melakukan gugatan lagi atas pernyataan yang diketahui ditulis di kertas putih menggunakan tulisan tangan tersebut.

"Kita semakin dilecehkan dengan adanya pernyataan ini. Kita akan gugat lagi," tegasnya dengan saut tepuk tangan para umat.

Dalam kesempatan ini pula, penjelasan sisi hukum terkait konflik klenteng yang selama ini terjadi juga disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Muhaji. Meski ia menjabat sebagai Kajari Bojonegoro terhitung baru, namun ia mencoba memberi penjelasan dari sisi kaca mata hukum.

Selanjutnya, Tan Tjien Hwat dalam hal ini sebagai terlapor menilai, keputusan pengadilan selama ini malah menimbulkan masalah. Konflik semakin tidak karuwan.

"Keputusan pengadilan sangat menimbulkan masalah besar. PT dan MA itu tau gak sebenarnya dengan permasalahanya," katanya saat ditemui di depan gedung Tri Dharma Bojonegoro usai acara.

Ia berharap, permasalahan yang selama ini terjadi sepatutnya segera diselesaikan. "Harapanya cepet selesai semuanya dikembalikan ke umat. Segera selesai," harapnya. (Wan/Red).

No comments:
Write comments