Thursday, March 30, 2017

Unigoro Gelar Sosialisasi Resi Gudang

    Thursday, March 30, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Sosialisasi Resi Gudang yang digelar di kampus Unigoro Jalan Lettu Suyitno pada hari ini kamis (30/0/17). Dalam acara Resi Gudang tersebut di hadiri oleh Bachrul Chairi selaku Kepala Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappeti). Dalam sambutannya Bachrul Chairi menjelaskan terkait apa itu Resi Gudang dan pentingnya Resi Gudang Bagi para Petani. Dirinya menyatakan bahwa Resi Gudang adalah surat atau dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang Sistem Resi Gudang (SRG).

Ia juga menegaskan bahwa Resi Gudang dapat digunakan sebagai angunan atau jaminan untuk memperoleh pinjaman dana atau kridit dari lembaga keuangan, baik bank maupun non bank. Sebab Resi Gudang dijamin dengan komiditi yang selalu dijaga dan dikelola oleh pengelola Gudang yang terakreditasi atau memiliki ijin dari Bappebti.

"Resi Gudang adalah surat atau dokumen atas kepemilikan barang yang disimpan digudang dwngan Sistem Resi Gudang (SRG), Resi Gudang dijamin dengan komoditi yang selalu dijaga dan dikelola oleh pengelola Gudang yang terakreditasi", katanya.

Bachrul Chairi dalam kesempatan ini juga menjelaskan betapa pentingnya Sistem Resi Gudang (SRG) Bagi para Petani serta para pelaku bisnis yang terlibat di dalam mekanisme SRG tersebut. Menurutnya di negara lain, seperti Eropa, SRG telah terbukti memberikan dampak besar dalam menigkatkan kesejahteraan petani.
"Sistem Resi Gudang telah terbukti mampu memberikan dampak besar dalam menigkatkan kesejahteraan petani", jelasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan universitas Bojonegoro Arief Januarso menyatakan sangat mengapresiasi dan akan mendukung program Resi Gudang tersebut, menurutnya dengan Resi Gudang ini akan membantu perekonomian para petani namun dalam hal ini dirinya juga menyatakan masih banyak tantangan yakni merubah pola pikir para petani yang selama ini masih menjual hasil pertaniannya sebelum masa panen.

"Kita sangat mengapresiasi Sistem Resi Gudang ini, namun tantangannya adalah merubah pola pikir petani yang selama ini masih menjual hasil pertaniannya sebelum masa panen", ujarnya.

Kepada media suarabojonegoro.com ini dirinya menegaskan bahwa Kampus Unigoro akan ikut membantu mensosialisasikan Sistem Resi Gudang ini kepada para petani.

"Kampus Unigoro akan ikut mensosialisasi Sistem Resi Gudang ini kepada para petani", pungkasnya. (Bim/red).

No comments:
Write comments