Thursday, April 13, 2017

Asik Seruput Kopi Dan Hisap Rokok, Belasan Pelajar Ini Digelandang Petugas

    Thursday, April 13, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Berdasarkan adanya laporan Masyarakat tentang banyaknya Pelajar yang bolos serta nogkrong di sejumalah warung kopi (Warkop) pada saat Jam belajar mengajar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro hari ini menerjunkan Satu Regu (6) Personil guna menaggapi aduan tersebut. Kamis (13/04/17).

"Menaggapi laporan tersebut, hari ini kita terjunkan satu regu guna menyisir tempat-tempat yang biasa di gunakan bolos anak-anak Sekolah", ujar Siti Andriani SH, MH selaku Kasi Teknis Fungsional Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro.

Dari Operasi tersebut Petugas berhasil mengamankan belasan Pelajar yang sedang asik menyeruput kopi dan menghisap rokok di warung kopi Jalan Panglima Polim dan Jalan Arif Rahman Hakim.

"Kita amankan sebelas Pelajar yang sedang minum kopi dan merokok", katanya.

Guna kepentingan pendataan serta pembinaan, kesebelas pelajar tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Bojonegoro Jalan Mastumampel no 2 Kabupaten Bojonegoro. Adapun guna membeeikan efek jera, petugas Penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut memanggil para guru dari masing-masing pelajar ini.

"Guna memberikan efek jera kita panggil para guru dari masing-masing pelajar ini", tambahnya.

Bu Aini sapaan akrap wanita ini menghimbau kepada para Orang tua agar lebih menigkatkan perhatian kepada para anak-anaknya, jangan sampai generasi muda ini terjerumus pada hal-hal yang negatip.

"Saya berharap agar para orang tua selalu memperhatikan pergaulan anak-anaknya, jangan sampai mereka terjerumus pada hal-hal yang negatip", pungkasnya.

Sementara itu Fahmi, salah satu Guru dari pelajar tersebut menyatakan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh petugas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro. Ia menegaskan akan tetap memberikan sangsi kepada anak didiknya tersebut.

"Terima kasih atas perhatian petugas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro kepada anak didik kami, nanti dari pihak sekolah akan tetap memberikan sangsi untuk efek jera", katanya. (Bim/red).

No comments:
Write comments