Sunday, April 30, 2017

Batik Jonegoro Produksi Poetra Dolokgede Laris Dijual di Jakarta

    Sunday, April 30, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com -  Produk batik jonegoro merupakan salah satu ciri khas warisan budaya dan kreatifitas karya seni yang dimiliki Bojonegoro. Pada pagelaran pameran Inacraft 2017 di JCC Senayan Jakarta Pusat, 26-30 April 2017, batik jonegoro diminati pengunjung. Dalam eksebisi yang berlangsung selama lima hari tersebut, batik tulis jonegoro yang dipamerkan habis terjual.

Pemilik rumah produksi batik Poetra Dolokgede binaan Ademos, Lukdianto, mengatakan batik tulis karyanya sudah habis di hari kedua pameran.

"Saya sampai dengan berat hati mengatakan batik tulis kami sudah habis di hari kedua kemarin," ujarnya.

Lukdianto juga mengatakan, batik cap karyanya juga diminati pegunjung pameran. Banyak pengunjung yang mengatakan motif, desain dan kolaborasi warna batik jonegoro karyanya berbeda dengan produk batik dari daerah lain.

"Mungkin itu keunikan batik jonegoro karya Poetra Dolokgede ini sehingga diminati pengunjung pameran," imbuhnya.

Hal ini diamini oleh Ira, salah satu pengunjung pameran asal Jakarta. Ira mengatakan bahwa batik jonegoro produksi Poetra Dolokgede ini memiliki keunikan tersendiri.

"Motifnya berbeda, warnanya berani, desainya juga saya suka," ujarnya sambil meminta untuk diberi tahu jika melakukan pameran lagi di Jakarta.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pengunjung dari Malang. Pemudi yang tidak mau disebutkan namanya tersebut mengatakan batik jonegoro sangat unik.

"Batiknya unik, dari kemarin saya muter-muter saya tetap nggak nemu yang lebih bagus dari ini. Akhirnya sebelum saya kembali ke Malang, saya sampai balik kesini lagi untuk beli batik jonegoro ini," ujar pemudi yang masih berstatus mahasiswa di salah satu peguruan tinggi di Malang dan sedang melakukan penelitian tentang batik tersebut.

Perlu diketahui bahwa dalam keikutsertaannya dalam pameran Inacraft 2017 ini, Batik Poetra Dolokgede difasilitasi oleh Ademos dan Bank BNI. Pemimpin BNI Bojonegoro, Rachmat Mudji Widodo, menuturkan hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan komitmen BNI dalam mengembangkan industris kreatif khususnya di Bojonegoro.

"Lukdianto merupakan sosok pengusaha muda yang luar biasa sehingga kami merasa perlu memberikan dukungan dengan mengirimnya mengikuti pameran di Inacraft 2017," jelasnya. (wan/lis).

No comments:
Write comments