Wednesday, April 26, 2017

Bupati Bakal Keluarkan Perbup Untuk Kelola Sumur Tua

    Wednesday, April 26, 2017  

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Dalam pengelolaan sumur minyak tua Wonocolo,   Bupati Bojonegoro bakal mengeluarkan terobosan dengan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) dengan tujuan nantinya Pertamina bisa langsung membayar ongkos angkat-angkut kepada kelompok penambang. Menurut Bupati Bojonegoro Perbup tersebut juga mampu meminimalisir agar tidak ada trader yang mengambil keuntungan dari penambang. Rabu 26/04/2017

"Bentuknya bukan kelompok penambang, bukan KUD atau paguban," kata Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Menurut pria yang disapa Kang Yoto ini bahwa Perbup tersebut akan diselesaikan dalam waktu seminggu mulai saat ini dengan beberapa isi didalamnya terkait standarisasi siapa saja yang bisa disebut kelompok penambang sumur minyak tua.


"Kondisi lapangan saat ini memang banyak kelompok penambang yang bukan menambang di sumur tua saja namun ada di ratusan sumur baru," pungkas pria yang baru saja meluncurkan lagu "Ojo Lali Bahagia" ini.

Lebih lanjut, sedangkan Badan Usaha Milik Daerah dalam ini sebagai pengawas dan pembinaan kepada penambang sehingga dengan adanya Perbup ini BBS tidak perlu mengeluarkan modal namun menerima keuntungan fee karena pembayaran Pertamina akan langsung kepada rekening penambang.

Sementara itu, Asisten bidang pereknomoian Setda Setyo Yuliono menjelaskan bahwa  perbup akan langsung di draf minggu ini bersama Pertamina sehingga minggu depan sudag bisa finalisasi.

"Yang jelas Peebup ini nantinya salah satunya mengatur terkait pembayaran ongkos angkat angkut oleh Pertamina langsung kepada rekening penambang sehingga trader yang mengambil keuntungan besar diminimalisir,"tambahnya.

Terpisah, Sirektur PT BBS Tonny Ade Irawan menyatakan apresiasi karena adanya kemajuan besar dalam pembahasan  terkait masalah sumur tua selain itu pihaknya mengetahui jelas perannya akan seperti apa dalam pengelolaan Wonocolo mesipun ada beberapa paparan dari Pertamina yang akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. (ney/red)

No comments:
Write comments