Tuesday, April 4, 2017

Ijin Produksi Pasir Darat Belum Keluar, Diduga Sudah Ada Praktek Jual-Beli

    Tuesday, April 04, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Polemik lokasi tambang galian jenis C di Bojonegoro terus menuai tanggapan baik itu dari kubu pro dan kontra. Pasalnya, 3 lokasi tambang yang sudah mendapat rekom Bupati Bojonegoro ditengarai masih menabrak beberapa aturan.

Ketiga lokasi tambang tersebut diketahui berada di Desa Katur Kecamatan Gayam, Desa Tebon Kecamatan Padangan dan di Desa/Kecamatan Gondang.

Selain itu, ijin tambang yang baru berada pada tahap ijin eksplorasi tersebut diduga telah menyalahi aturan, yakni sudah adanya aktifitas jual beli pasir oleh pemilik tambang.

Tentunya hal tersebut mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya dari warga sekitar yang mewanti-wanti namanya tidak disebutkan. Ia mengatakan, sepengetahuanya selama ini dari salah satu lokasi tambang pasir darat yang berada di Desa Katur sudah ada aktifitas di lokasi tambang. Diduga, sudah ada kegiatan jual beli pasir.

"Kelihatanya yang beli dari tetangga-tetangga sekitar," katanya sembari mewanti-wanti namanyaa tidak disebutkan.

Padahal, beberapa waktu yang lalu, tim dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa timur bersama tim percepatan tambang Pemkab Bojonegoro telah melakukan pengecekan ke lapangan. Tim tersebut mengecek secara langsung 3 lokasi tambang yang saat ini masih pada proses Ijin Eksplorasi. Artinya, jika masih tahap ijin eksplorasi belum bisa dilakukan jual beli pasir.

Menanggapi hal tersebut, Aziz salah satu pemilik tambang pasir darat di Desa Katur Kecamatan Gayam menepis kabar jika selama ini ada praktek jual beli pasir dari lokasinya. Pihaknya menegaskan, jika sampai saat ini baru tahap ijin eksplorasi.

"Itu sumbernya dari mana. Kan saat ini baru tahap ijin eksplorasi. Kan harus membangun kantor dan fasilitas lainya," katanya saat dikonfirmasi. Selasa (4/4/17).

Ia pun membuka diri jika ada kabar yang harus dikonfirmasi dulu denganya. "Terimakasih Mas atas konfirmasinya. Jika ada kabar-kabar lain monggo konfirmasi," katanya. (Wan/Red).

No comments:
Write comments