Tuesday, April 25, 2017

Inilah Sosok H. Sutrisno, Bakal Calon Bupati Bojonegoro, Santun dan Disiplin

    Tuesday, April 25, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  "Jika ingin sukses dalam hidup, muliakanlah dan bahagiakanlah kedua orang tuamu terutama ibumu, ibumu dan ibumu. Pasti Allah akan memuliakanmu,"

Kalimat inilah yang selalu memotivasi Haji Sutrisno atau orang menyebutnya Pak Tris Pinggiran, Pria yang terlahir 48 tahun lalu dari keluarga sederhana pedagang pasar yang bernama H. Sukri di Kelurahan Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Lahir dan dibesarkan di keluarga Nahdliyin dan masa mudanya sering mengikuti pengajian rutin bersama almarhum KH. Misbah Syakur di Masjid At-Taqwa Banjarejo.

Berawal dari berjualan keliling gas elpiji dan air galon dari rumah ke rumah dia lakukan sendiri, mengais rezeki dari pintu ke pintu tanpa malu.

Berkat kesabaran, ketekunan dan keuletannya sedikit demi sedikit bisa mengumpulkan modal untuk menambah usahanya berupa persewaan terop dan alat pesta. Pelanggannya terus bertambah mulai  masyarakat hingga instansi Pemerintah Daerah, sampai-sampai masyarakat lebih mengenalnya dengan panggilan Pak Tris Pinggiran karena rumahnya didaerah Pinggiran kali Bengawan Solo.

Usahanya terus berkembang hingga merambah ke Bisnis Properti (Perumahan). Dalam perjalanannya suka duka, jatuh bangun pernah dialami. Bahkan sempat  terlilit hutang begitu besar hingga tidak mampu membayar. Berbagai upaya dilakukan untuk menutup hutangnya.

Berkat rahmat dan pertolongan Allah, kemauan kuat serta kerja keras akhirnya pria lulusan Teknik Sipil ITS ini berhasil keluar dari keterpurukan. Sedikit demi sedikit hutang terlunasi dan mampu bangkit. Hingga  sekarang pria energik bertubuh ramping ini memiliki beragam usaha diantaranya agen gas elpiji, agen air galon, lima kolam renang ternama, persewaan terop dan alat pesta terkenal di Bojonegoro, bisnis property terlaris, lapangan futsal, beberapa hektar sawah yang digarap para petani sekitar.

Keberhasilan usaha pria santun dan disiplin ini tidak lepas dari peran keluarga yang senantiasa  mendukung, khususnya  sang  istri  tercinta  Saptati Hadiani, S.Pd, dan ke 4 anaknya.

Jiwa peduli dan berbagi terhadap masyarakat kecil di sekitarnya senantiasa pak Tris lakukan setiap saat. Dia sering berkeliling ke pasar-pasar tradisional, membantu pedagang kecil yang terlilit hutang, memberdayakan masyarakat sekitar, memberi peluang kerja, mengangkat ekonomi masyarakat pinggiran dan berbagi ilmu wirausaha kepada orang yang membutuhkan.

Semangatnya mencintai produk lokal juga tak kalah luar biasa, membiasakan diri dan keluarganya untuk berbelanja di warung tetangga dan pasar tradisional. Wajah dan gaya 'ndesonya' tidak sedikitpun menyurutkan semangat dan tekad  besarnya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Bojonegoro.

Dengan jargon “Ayo Bela Bojonegoro dan Ayo Beli Bojonegoro”, mencintai dan memakai produk lokal agar ekonomi masyarakat bertumbuh . Kepedulian sosial, pendidikan dan pentingnya menyiapkan generasi cerdas dan bertakwa dia mengelola beberapa Yayasan pendidikan Islam mulai TK, SD, SMP, serta membantu anak yatim, membangun Masjid serta Musholla.

Disela kesibukannya dia masih menyempatkan diri berbagi ilmu bisnis hingga sekarang dipercaya sebagai Ketua IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) Wilayah Jawa Timur.

Sepintas tak akan mengira bahwa dia adalah Pak Tris yang lahir 48 tahun yang lalu. Pengusaha sukses Asli Bojonegoro yang asetnya dimana-mana tapi gayanya tetap sederhana, santun seperti dulu saat masih berkeliling jualan.

Semangat Pak Tris, masyarakat Bojonegoro rindu akan sosok pemimpin seperti Anda. Semoga sukses dan bisa memberi manfaat  lebih  banyak untuk masyarakat Bojonegoro. (adv).

No comments:
Write comments