Monday, April 17, 2017

Jalan PUK Gayam Kembali Berdebu, Warga Desa Katur Ancam Blokir dan Lakukan Aksi

    Monday, April 17, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Permasalahan jalan berdebu di wilayah Gayam kembali mencuat. Padahal, beberapa waktu telah dilakukan rapat bersama terkait perjanjian pemeliharaan dan perbaikan jalan yang menjadi akses utama untuk kepentingan mega proyek gas unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) antara warga, Pemdes setempat, dengan pihak Operator proyek sipil Gas J-TB, PT Pembangunan Perumahan (PT PP) bersama operator proyek J-TB, PT PEPC.

Jalan PUK Gayam yang melintas di Desa Katur Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro dinilai oleh warga pihak PT PP tidak serius dalam melakukan pemeliharaan dan pembangunan. Kondisi jalan yang berdebu dianggap perusahaan berplat merah tersebut tidak serius dalam melakukan penyiraman.

"Kemaren kelihatanya sudah ada perjanjian. Ini kok malah penyiramanya tidak serius. Kalau Gayam disiram terus, Katur kok hanya tipis-tipis," wadul warga setempat, Sittatun kepada Suarabojonegoro.com. Senin (17/4/17).

Jika hal tersebut masih berlangsung, warga bakal memblokir jalan. Semua kendaraan yang berkepentingan dengan proyek J-TB bakal distop.

"Kalau hal ini masih berlangsung seperti ini, warga akan blokir jalan. Semua kendaraan J-TB dilarang lewat," gerutu perempuan yang juga kader Karang Taruna itu.

Terpisah, saat mau dikonfirmasi melalisambungan teleponya, bagian Humas PT PP, Edi Purwanto menolak begitu saja telepon dari awak suarabojonegoro.com.

Dari kabar yang dihimpun, tersiar kabar, besok Selasa (18/4/17) bakal dilakukan aksi kekecewaan dari pemuda setempat. Pemuda dan warga setempat bakal melakukan aksi penyiraman memakai alat manual, yang airnya diambilkan dari sendang di desa setempat. (wan/red).

No comments:
Write comments