Monday, April 3, 2017

Jelang UNBK, Bupati Suyoto Berikan Motivasi dan Doa

    Monday, April 03, 2017  

Reporter : --

suarabojonegoro.com -  Tak hanya masalah pemerintahan maupun pembangunan, kang yoto Bupati Bojonegoro juga memberikan atensi luar biasa kepada para siswa yang akan melaksanakan UNBK.
Kedekatan itu seperti yang terjadi hari ini, Sabtu (1/4) Bupati memberikan pembekalan dan doa kepada pelajar di wilayah Kecamatan Sugihwaras.

Persiapan tak hanya belajar semata namun perhatian orang orang terdekat baik keluarga bahkan pemimpin semacam Bupati adalah sebuah energi luar biasa menggelorakan semangat pelajar.

Acara yang dilaksanakan di SMA N 1 Sugihwaras ini juga dihadiri oleh camat Sugihwaras, kapolsek Sugihwaras, Danramil Siugihwaras, Kepala Puskesmas Sugihwaras, Kepala KUA Sugihwaras, para orang tua siswa, Bupati Bojonegoro.

Kepala sekolah SMA N 1 Sugihwaras Drs. Mokhamad Samsu, M.Pdi menyampaikan bahwa kita SMA N 1 Sugihwaras sudah siap menghadapi UNBK. Kami juga sudah memiliki sarana dan prasarana yang baik. Kita sudah memiliki 2 lab komputer, dan setiap lab kami fasilitasi dengan AC. Sehingga para siswa dapat dengan nyaman dalam menghadapi UNBK. Selain membangun sarana dan prasarana infrastruktur kami juga membangun spiritual para murid, dengan kegiatan yang bisa mengembangkan spiritualnya seperti kadroh, rohis dan kegiatan yang dapat mengembangkan mental anak-anak. Saya berharap dengan adanya Kang Yoto ini bisa memotivasi para siswa untuk lebih semangat lagi dalam menghadapi ujian.

Bupati Bojonegoro Kang Yoto menyampaikan bahwa kita ini harus menghadapi ujian ini dengan lapang dada. Bersyukurlah bila kita masih mendapat ujian, karena itu tandanya kita masih hidup. Dengan menghadapi ujian kita bisa berpikir bagaimana kita mencari cara untuk menyelesaikan persoalan. Tanda seseorang yang bersyukur adalah orang yang bila dikasih persoalan dia senang, apabila dia mengeluh berarti dia tidak bisa bersyukur.

Ujian ini juga untuk mengukur kemampuan siswa. Ini merupakan langkah awal untuk maju ke depan. Makanya para siswa harus bekerja keras dalam menghadapi UNBK ini. Karena hidup di dunia ini hidup adalah tantangan di dunia. Apabila kita bisa mengatasi tantangan yang ada di dunia kita bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi. Jika adik-adik SMA N 1 Sugihwaras  berhasil menghadapi UNBK ini adik-adik sekalian bisa naik ke tahap yang lebih tinggi.

Kang Yoto menyampaikan bahwa ibu Kang yoto berpesan kalau hidup itu harus jujur dan percaya diri. Kita harus jujur pada diri sendiri dan juga orang lain. Karena kejujuran merupakan sesuatu yang sangat penting, karena bisa menentukan citra kita di mata orang. Buat adek-adek yang akan melakukan UNBK harus jujur dalam mengerjakan soal. Kalian boleh dapat nilai bagus tapi harus dengan kejujuran. Selanjutnya kita harus percaya diri, baik dalam kehidupan mau dalam mengerjakan soal UNBK. Kalian harus percaya diri bisa mengerjakan soal-soal ujian yang ada. Dengan begitu kalian bisa dengan tenang dalam menghadapi ujian.

Adek-adek semua banyak orang hidup di dunia ini takut untuk berbuat baik, berbuat benar, takut menunjukkan kebaikkan. Hal itu dikarenakan banyak orang menganggap  itu semua hanya sebuah pencitraan. Mereka mengganggap itu dilakukan hanya untuk mencari kebenaran. Mari adek-adek sekalian kita berbuat baik, berbuat benar meski banyak orang yang akan mengatakan hanya sebuah pencitraan. Ayo mari kita tunjukkan bahwa sebuah pencitraan untuk menjadi tindakan nyata. Jangan biarkan diri kalian terjebak dalam dogma yang akan menghambat kalian untuk berbuat baik, berbuat benar karena di cap pencitraan. Mari kita berbuat baik, berbuat benar untuk bisa menciptakan Bojonegoro yang lebih cerdas, lebih sehat, lebih produktif dan lebih bahagia.

Maka dari itu kalian harus siap, harus percaya diri, fokus menghadapi UNBK ini. Jangan sampai terganggu dengan hal-hal yang tidak penting. Mari kita hadapi tantangan ini dengan kuat, sabar dan penuh semangat, kita buktikan kita bisa bersaing dengan yang lain. Ingat orang yang hebat adalah orang yang berani menghadapi tantangan dengan resiko apapun. Pelaut yang hebat tidak terlahir di laut yang tenang. (lis/humas pemkab) 

No comments:
Write comments