Saturday, April 1, 2017

Jika Bodong, Lembaga Pembiayaan (Finance) di Bojonegoro Bakal Ditutup

    Saturday, April 01, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Rencana kegiatan validasi administrasi terkait lembaga pembiayaan (Finance) di Bojonegoro kembali mencuat. Rencana tersebut muncul setelah adanya peristiwa dugaan percobaan perampasan sepedah motor di jalan Veteran Bojonegoro, yang kini menyeret 3 nama debt collektor ke jeruji besi Mapolres Bojonegoro.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ali Mustofa kepada suarabojonegoro.com mengatakan, pihaknya dengan tegas bakal merekomendasikan dinas terkait untuk segera melakukan validasi administrasi kepada lembaga pembiayaan di wilayah Bojonegoro.

Hal tersebut menurutnya sangat penting, mengingat berbagai kejadian perampasan kendaraan milik konsumen kerap terjadi. Semacam itu merupakan cara premanisme.

"Jika memang bodong segera ditutup dari Bojonegoro," kata Abah Ali sapaan akrabnya.

Kemudian, Kepala Bidang Pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bojonegoro, Sutomo mengatakan, akan berkoordinasi dengan atasanya dulu. Sebab, pihaknya belum menerima surat dari pihak DPRD setempat, serta belum seberapa mengetahui pemberitaan kejadian terkait lembaga pembiayaan di Bojonegoro.

"Nanti tak tanya Pak Kepala (Kadin Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bojonegoro) dulu terkait itu. Soalnya juga belum tahu beritanya," katanya kepada suarabojonegoro.com, Sabtu (1/4/17).

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait finance di Bojonegoro, legalitasnya langsung dari Kementrian keuangan. "Kalau ditataran daerah hanya mengurus SIUP TDP di Pemkab," jelasnya. (Wan/Red).


Foto: Ilustrasi

No comments:
Write comments