Tuesday, April 25, 2017

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bojonegoro Resmi Berdiri

    Tuesday, April 25, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com -  Komisi Nasional (KOMNAS) Perlindungan Anak baru saja membentuk Lembaga Perlindungan Anak (LPA). Direncanakan, pembentukan pengurus lembaga Perlindungan Anak (LPA) bakal dilakukan di Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Di Bojonegoro sendiri telah dibentuk melalui  Forum Musyawarah Daerah, Minggu (23/4/2017), bertempat di CafĂ© “Ndog” Desa Ngambon Kecamatan Ngambon.

Pembentukan sekaligus deklarasi tersebut difasilitasi oleh tim Mandataris LPA Komnas Perlindungan Anak wilayah Jawa Timur yang diwakili Wahyudi Tri Wuryanto.

Pembentukan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bojonegoro tersebut adalah bagian salah satu dari rencana strategis Komisi Nasional Perlindungan Anak Pusat untuk membentuk LPA di daerah daerah termasuk Bojonegoro, dengan semakin meningkatnya berbagai kasus anak dan juga dalam upaya pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak sesuai Konvensi Hak Anak.

Acara yang dikemas dalam sarasehan non formal tersebut dimulai pukul 10.30 WIB yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai komunitas, dan juga praktisi Hukum di Bojoengoro yang diawali dengan sambutan Wahyudi Tri Wuryanto.

Selaku Tim Mandataris Komnas Perlindungan Anak untuk pembentukan LPA se-Jatim, dalam sambutannya beliau menjelaskan awal mula pembentukan LPA Bojonegoro yang menurutnya upaya tersebut akan benar benar mengamini bahwa Bojonegoro memang layak disebut sebagai kabupaten layak anak.

“Bahwa dengan berdirinya LPA Bojonegoro ini kedepan Bojonegoro benar benar bisa menjadi kabupaten yang benar layak untuk anak,” tuturnya.

Masih menurut Yudi, sapaan akrab laki laki asli Ngambon itu berharap agar ada sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan keluarga, menjadi kesatuan yang ramah terhadap anak.

“Semua element yaitu pemerintah, masyarakat dan keluarga harus menjadi kesatuan yang Ramah terhadap Anak,” pungkas Yudi.

Acara diteruskan dengan pemaparan materi tentang Konvensi Hak Anak (KHA) yang kembali disampaikan oleh Wahyudi Tri Wuryanto, setelahnya dilanjutkan dengan prosesi pembentukan pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bojonegoro, yang dipimpin oleh pimpinan sidang Imam Muhlas selaku praktisi hukum sekaligus juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kinasih Bojonegoro.

Sidang pembentukan pengurus LPA tersebut berlangsung gayeng, ketua Sidang memberikan kesempatan kepada peserta yang hadir untuk bersedia mengajukan diri.

Ia beranggapan dengan memberikan kesempatan bagi peserta sidang yang hadir untuk bersedia mengajukan diri menjadi pengurus menunjukkan bahwa minimal ada kesadaran dan pemahaman dengan tanggung jawab yang dipilih, tidak sampai satu jam akhirnya telah terpilih ketua LPA Bojonegoro yakni Niko Fatkuria, beserta kelengkapan struktur pengurus lainnya.

Dalam sambutan perdananya Niko yang juga pegiat lingkungan tersebut menyampaikan bahwa untuk bergerak dapat dimulai dari diri sendiri, melakukan hal terkecil dari diri sendiri, dia juga berharap dengan terbentuknya LPA Bojonegoro ini akan mampu mmeberikan perlindungan bagi anak-anak di Bojonegoro.

“Anak terlahir di dunia dengan kebutuhan untuk disayangi tanpa kekerasan, jaga mereka dengan hati, temani mereka melangkah menuju masa depan yang lebih indah, bismillah semoga menjadi langkah awal bersama untuk melindungi generasi penerus Bojonegoro tercinta,” katanya. (wan/lis).

No comments:
Write comments