Monday, April 24, 2017

Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung Di Sungai Begawan Solo

    Monday, April 24, 2017  

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di tepi Sungai Bengawan Solo, turut wilayah Kelurahan Jetak Kecamatan Bojonegoro Kota Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (23/04/2017) sekira pukul 14.00 WIB siang.

Saat ditemukan, mayat laki-laki tersebut mengenakan pakaian atas, kaos pendek warna krem bertuliskan righthere, bawah celana warna biru dan celana dalam warna hijau.

Menurut keterangan Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol M Usmas MPd, pihaknya menerima laporan setelah mayat tersebut sudah di evakuasi di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Pada awalnya BPBD menerima laporan dari warga, adanya sesosok mayat yang mengapung di Bengawan Solo. Selanjutnya petugas SAR Gabungan segera mendatangi lokasi penemuan dan langsung mengevakuasi mayat tersebut .

“Jenazah selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dengan mobil ambulance dari RS Wahyu Tututo,” terang Kompol Usman.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan pemeriksaan luar, diketahui ciri-ciri jenazah berjenis kelamin laki-laki, usia diperkirakan 35 tahun, panjang mayat 166 centimeter, kulit coklat asia, rambut hitam panjang 7 centimeter, pakaian atas kaos pendek warna krem bertuliskan righthere, bawah celana warna birudan celana dalam warna hijau bertuliskan kasogi.

“Pada kepala, leher, dada, perut dan punggung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan mayat dalam proses pembusukan,” terang Kapolsek.

Wajah korban menurut Kapolsek juga sulit dikenali, pada wajah terdapat bekas gigitan di pipi kanan. Sedangkan untuk pemeriksaan dalam, setelah tenggorokan dibuka, terdapat kotoran air. Selain itu, diperkirakan mayat sudah meninggal kurang lebih sejak 5 hari lalu.

“Diduga korban meninggal akibat tenggelam yang ditunjukkan dari pemeriksaan tenggorokan tersebut,” imbuh Kapolsek.

Sampai saat ini, identitas mayat laki-laki tersebut masih belum diketahui dan masih dalam pemeriksaan kepolisian bersama dokter kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro.

Kapolsek menyampaikan pada kami, apabila ada warga masyarakat di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo yang merasa kehilangan keluarganya, dapat berkoordinasi dengan kepolisian setempat atau langsung menghubungi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. (ney/lis)

No comments:
Write comments