Thursday, April 6, 2017

Mediasi Gugatan Umat TTID Gagal, Suasanapun Ricuh

    Thursday, April 06, 2017  

Reporter : Bima Rahmat


suarabojonegoro.com -  Puluhan warga yang diketahui berasal dari Umat klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro hari ini memenuhi ruang Mediasi Pengadilan Negeri Bojonegoro di Jalan Haya Wuruk. Mediasi gugatan oleh Umat TTID juga dihadiri oleh kedua tergugat yakni Hari Widodo Rahmad alias Tan Tjie Hwat dengan Gandhi Koesmianto alias Go Kian An.

Mendengar gagalnya mediasi yang ketiga kalinya ini membuat ricuh suasana mediasi yang dilakukan diruang mediasi PN BBojonegoro karena puluhan umat TITD tidak bisa menahan emosi lalu berteriak-teriak dan mengatakan bahwa klenteng milik Umat,  juga ada yang memaki Gandhi Koesmianto alias Go Kian An, sehingga mediasi harus di tutup dengan tidak ada hasil. Kamis (06/04/17).

"Aset TITD tidak boleh pidah kesiapapun, aset TITD harus kembali keumat", kata salah satu umat dari luar ruang mediasi.        

Dari pantauan media suarabojonegoro.com saat mediasi tersebut dari awal dimulainya mediasi beberapa warga yang hadir sudah melontarkan kata-kata makian terhadap Gandhi Koesmianto alias Go Kian An yang mereka anggap tidak pantas untuk menguasai aset TITD tersebut.

Setelah mediasi di tutup warga juga terus mengeluarkan kata kata tidak sepahan dengan Go Kian An,  hingga diluar Kantor Pengadilan Negeri.

"Tenang tenang ada adzan,  mohon bapak ibu tenang duku, " Ungkap Petugas PN Bojonegoro yang berupaya menenangkan warga yang berteriak dan bersuara keras.

Mendengar ungkapan warga terhadap dirinya,  Go Kian An tampak diam dan tidak menanggapi ucapan warga yang hadir, dengan didampingi kuasa hukunmya dan kemudian keluar dari PN Bojonegoro.

Sebelumnya Umat klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro melakukan perlawanan atas sengketa kepengurusan badan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro.


Sebagai terlawan satu adalah Gandhi Koesminto alias Go Kian An dan Renald Hadi Wijaya mewakili TTID. Dan Hari Widodo Rahmat alias TanTjien Hwat sebagai terlawan dua, serta Yayasan Harapan Sinar Bahagia Bojonegoro (HSBB) yang diwakili oleh Hari Widodo Rahmat alias Tan Tjien Hwat sebagai terlawan tiga.

Dalam sidang tersebut, Nugroho Ari Wibowo serta 59 orang yang menyatakan sebagai umat diwakili penasehat hukumnya, Mochamad Mansur, S.H, M.H. (Wan/Red).


 (Bim/red).

No comments:
Write comments