Tuesday, April 25, 2017

Muatan Batu Ditutup Seenaknya, Rawan Bahaya Pengguna Jalan Lain

    Tuesday, April 25, 2017  

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -  Muatan truck yang biasa mengangkut batu batuan yang berasal dari pegunungan Rengel, yang dibawa ke Bojonegoro melalui kecamatan Soko dan masuk Bojonegoro, sangat rawan sekali bahaya, Selasa (25/4/17).

Pasalnya,  Dari pantauan suarabojonegoro.com, tampak kondisi Truck yang memuat bebatuan, melalui jalur jalan Poros Kabupaten antara Bojonegoro menuju Tuban ini, sungguh sangat membahayakan pengguna jalan raya lainnya, karena bak truck yang seharusnya dimuati batu secukupnya, sesuai dengan kapasitas bak truck, akan tetapi tampak muatan melebihi kapasitas, dan sangat rawan apabila muatan jenis batu tersebut jatuh dan menimpa pengguna jalan yang lain.

"Melihat kondisi penutup muatan batu jenis pedel atau yanh lain sepertinya tak serius dan rawan jatuh dijalan, " Kata Farid,  salah satu warga Soko.

Hal tersebut terjadi dalam setiap harinya, dan kendaraan kendaraan tersebut lalu lalang dengan bebasnya di jalur Tuban menuju Wilayah Bojonegoro ini, tanpa ada tindakan atau pengawasan dari pihak petugas Dinas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) maupun Polisi lalu Lintas.

Farid juga menjelaskan bahwa pemandangan tersebut sudah setiap hari, dan pengemudi truck tersebut sudah terbiasa mengangkut muatan batu dengan melebihi kapasitas bak Truck mereka.

“Sudah biasa setiap hari dan sopirnya juga sudah terbiasa,” katanya pada suarabojonegoro.com.

Wargapun memang terkadang merasa kesal atas ulah pengemudi truck yang memberikan muatan jenis batu di bak trucknya melebihi kapasitas bak truknya, karena jika terjatuh batu yang di muatnya akan menimpa pengguna jalan, atau terjatuh dan di tabrak pengguna jalan lainnya hingga terjatuh dan mengalami kecelakaan.

Warga berharap agar petugas yang berwenang segera menertibkan truck truck yang memuat batu melebihi kapasitas muatan bak truknya, sehingga pengguna jalan yang lain juga merasa nyaman saat berkendara. (ang*)

No comments:
Write comments