Friday, April 14, 2017

Musim Nikah, Pendapatan Jasa Fotografer Melecit, 3 Tempat Dalam Sehari

    Friday, April 14, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com -  Awal tahun 2017 menjadi berkah tersendiri bagi para penjual jasa pengambilan foto pada acara pernikahan di Bojonegoro. Pasalnya, musim nikah yang juga dipengaruhi oleh keyakinan hitungan kelender jawa membuat acara pernikahan menjadi secara bersamaan.

Salah satu penjual jasa foto acara pernikahan di Bojonegoro, Handoko mengatakan, seperti musim acara pernikahan seperti bulan ini, dalam sehari ia bisa sampai 3 kali berpindah lokasi. Hal tersebut menurutnya masyarakat masih mempercayai hitungan kelender jawa.

"Musim nikah seperti bulan ini bisa 3 tempat. Kebanyakan tanggal nikah itu bersamaan, soalnya masyarakat masih mempercayai hitungan hari menurut jawa," kata Hans, sapaan akrab fotografer yang kini menempuh Pendidikan S2 itu.

Ditambahi olehnya, ukuran 3 kali dalam sehari tersebut di Bojonegoro khusunya masih dibilang mengalami kendala, seperti kurangnya peralatan, hingga regenerasi yang menyukai dunia fotografi.

"Ukuran mampu sehari 3 job itu juga dipengaruhi keterbatasan peralatan dan tenaga ahli dibidang fotografi," ungkap Mahasiswa yang mengaku semua biaya pendidikan S1 dan S2 nya dari jasa fotografi itu.

Hal senada dikatakan oleh Ayu. Perempuan yang mempunyai usaha penyewaan kamera itu mengaku, awal tahun penyewaan mengalami kenaikan. Tidak hanya untuk acara pernikahan, meskipun hanya sekedar rekreasi, anak-anak muda Bojonegoro banyak yang menyewa kamera.

"Ditahun 2017 ada kenaikan. Rata-rata mereka menyewa untuk dibuat foto-foto saat piknik," kata Ayu. (Wan/Lis).

No comments:
Write comments