Friday, April 7, 2017

Nikmati Miras Diseputaran Alun-Alun Sebelas Pemuda Ini Diamankan Satpol PP

    Friday, April 07, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Sebanyak satu regu (6) personil di terjunkan guna menaggapi aduan masyarakat terkait maraknya tempat-tempat yang dipergunakan sebagai ajang meaum, dan salah satunya adalah di Gedung Dabonsia yang terletak di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander kabupaten Bojonegoro. Menaggapi aduan tersebut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro malam hari tadi Kamis (06/04/17) telah menerjunkan Satu Regu (6) Personil guna menyisir di seputaran Gedung Dabonsia tersebut. Jumat (07/04/17).

"Menaggapi aduan masyarakat tersebut hari ini kita terjunkan satu per
sonil dan mengecek langsung lokasi", ujar Kasi Linmas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro, Benny Subiakto S. STP

Dari penyisiran yang dilaksanakan pada pukul 24.00 tersebut Satuan Penegak Peraturan Daerah (Perda) ini tidak menemukan pelanggaran atau pasangan muda mudi di kawasan Gedung Olahraga kebanggaan masyarakat Kota Ledre ini.

"Di Gordabonsia ini kita tidak menemukan satupun pelanggaran ataupun pasangan muda mudi", katanya.

Setelah dirasa aman, selanjutnya Satpol PP Kabupaten Bojonegoro ini melanjutakn penyisirannya di seputaran alun-alun Kota Bojonegoro. Dalam penyisiran tersebut Satpol PP Kabupaten Bojonegoro mendapati segerombolan anak-anak muda yang k
edapatan lagi asik menikmati minuman-minuman keras jenis arak. Terkait hal tersebut kesebelas pemuda tersebut di gelandang petugas Satpol PP Ke kantor guna dilakukan pembinaan.

"Kita dapatkan sebelas anak yang kedapatan lagi minum-minuman keras, tepatnya di halaman tribun dan disebelah utaranya alaun-alun atau tepatnya di depan Gedung Pemkab yang baru", jelas pria Alumni STPDN tersebut.

Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan S. STP menyatakan, sangat prihatin akan hal ini, pasalnya mereka yang rata-rata masih berusia belasan tahun sudah mengkonsumsi minuman-minuman keras terlebih lagi di ruang publik. Pak Gun sapaan akrap pria ini menuturkan bahwa, walau bagaimana juga kesebelas pemuda tersebut telah mela
nggar Perda tentang ketertiban Umum, maka dari itu sebagai efek jera sebagian orang tuanya dipanggil melalui via telpon.

"Sebagian dari mereka kita panggil orang tuanya, hal ini dilakukan agar ada efek jera serta agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, adapun untuk orang tua supaya lebih ekstra lagi dalam memperhatikan pergaulan anak-anaknya", ujar mantan Camat Malo ini. (Bim/red).

No comments:
Write comments