Tuesday, April 11, 2017

Pekerja Tambang Galian C di Padangan Meninggal Setelah Tertimbun Longsoran Tanah

    Tuesday, April 11, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Tambang galian jenis C di Bojonegoro kembali menelan korban. Khoirul (52) warga Desa Prangi RT 1 RW 1 Kecamatan Padangan, siang tadi, Selasa (11/4/17) sekira pukul 11.30 WIB diketahui telah tertimbun material tambang saat beraktivitas dilokasi tambang, sehingga nyawanya tidak tertolongkan.

Lokasi tambang tanah cadas yang berada di Desa Tebon RT 10 RW 4 Kecamatan Padangan tersebut diketahui milik Surat warga Desa Tebon RT 10 RW 4 Kecamatan Padangan.

Dari kabar yang dihimpun, kronologi kejadian tersebut menyebutkan, saat korban sedang mengambil pasir secara manual (nyekrop) yang kemudian akan di naikkan ke dalam truk dan saat itu pula teman korban yang bernama Kislan (saksi) melihat tanah tiba-tiba longsor dan seketika itu pula memberitahu kepada korban agar lari.

"Namun tanah sudah longsor sehingga menimpa korban dan korban tertimbun sampai atas pusar perut yang saat itu korban posisi berdiri," Kata Saksi Tarmuji,  Kepada Petugas.

Kemudian, saksi Tarmuji dan saksi Kislan mengangkat korban, lalu di bawa ke salah satu warung di dekat TKP dan korban mengeluh dadanya sesak serta perutnya sakit, kemudian korban dibawa ke Rumah sakit Solo.

Namun, belum sampai di Solo, korban mengeluh perutnya sakit, lalu dibawa ke rumah Sakit Widodo Ngawi, setelah setengah jam korban dinyatakan meninggal selanjutnya korban dibawa pulang kembali.

Istri korban Muayanah (46) menolak dilakukan otopsi mayat dan selanjutnya membuat surat penolakan otopsi.

Selanjutnya korban dibawa pulang untuk dimakamkan, karena keluarga korban menolak untuk diotopsi, dengan disaksikan forpimka, Dr Puskesmas, Kades dan warga masyarakat, korban dimakamkan. (wan/ney)

No comments:
Write comments